Kamis, 23 Juni 2022

Meracik Kopi Susu Gula Aren


Kopi susu racikanku

Kamu suka kopi susu kekinian nggak? kopi susu yang variannya bermacam-macam itu, dan biasanya ada di caffe-caffe, baik caffe yang besar maupun lapak caffe yang berukuran kecil.

Saat ini kedai kopi memang bukan hanya restoran yang besar saja, namun merambah ke kedai-kedai kecil yang rasa kopinya enaknya hampir sama.

Aku sih sejak kecil sudah doyan kopi ya, dan orang tuaku juga sering membuat kopi susu dan aku yang masih bocah sering minta icip kopi susu  buatan orang tuaku, seteguk dua teguk.

Pada perkembangannya, saat ini usaha kopi tumbuh menjamur, bahkan usaha kopi terus menjadi trend yang nggak pernah surut peminatnya.

Aku sudah mencoba beberapa varian kopi di beberapa gerai kopi, ya, relatif sih kalau sioal rasa, enak dan enak banget, haha.

Aku bukan mau bahas usaha kopi ya, tapi mau cerita aja, pengalaman bikin kopi susu yang katanya kekinian, haha.

Kan kalau pas jalan sama teman atau sama keluarga, kadang ngopi juga kan, jadi ya kalau awalnya hanya suka minum kopi hitam saja,s ekarang mulai suka kopi yang katanya kekinian.itu lho.

Diantara beberapa varian kopi, salah satu yang aku suka dan cocok di lidah aku adalah kopi susu gula aren, iya, rasanya seger aja sih. 

Nah, akhirnya aku coba sering bikin sendiri saja, dari pada terlalu sering beli, ya selain lebih hemat kan melatih feel juga, bisa nggak bikin kopi susu.

Mulailah browsing sana sinji, tanya sana tanya sini, tanya teman yang sudah praktik bikin kopi susu, mencoba resep kopi susu, pokoknya cari resep kopi susu se pas mungkin, hehe.

Akhirnya setelah mencoba berbagai komposisi, nemu juga komposisi yang pas buat aku, yuk kita lihat bahannya apa saja

Catatannya, ini kopi susu ala aku ya, teman-teman boleh diolah ala teman-teman, bisa saja yang aku bikin ini kurang pas atau kurang cocok buat teman-teman.

Bahan

1. 8 sdt gula aren

2. 8 sdt fiber cream

3. 3/4 sdt kopi nescafe

4. 225 ml susu full cream

5. 225 ml susu coconut delight

Caranya, gampang banget

1. Campurkan kopi nescafe, gula aren dan fiber cream dengan air panas, secukupnya, aku sih sekitar 4 - 5 sendok makan air, diaduk hingga cfairan menyatu nggak ada lagi printilan

2. Setelah tercampur rata, masukkan susu full cream dan susu coconut delight

3. Masukkan es batu ke dalamnya

Kopi susu siap dihidangkan, simpel dan hasilnya enak plus segar.

Catatan: 

  • Fungsi fiber cream memberi penguat rasa, sedikit umami pada kopi susu, ini boleh skip jika teman-teman kurang suka.
  • Fungsi susu coconut delight, memberikan rasa segar, namun jika teman-teman suka susu full cream, boleh diganti dengan susu full cream
  • Racikan ini adalah untuk susu dingin, kopi susu dengan dikasih es batu, karena jika tidak dikasih es batu rasanya akan terlalu kuat.
Sekali lagi, ini hanya racikan dasar ya, semua kembali pada selera kita masing-masing, 

Selamat mencoba




Selasa, 24 Mei 2022

Bersama JNE Jember, Dorong UMKM Bangkit Kembali Pasca Pandemi

 Sejak kemarin lagi diskusi sama adik-adik ipar, gimana menyiasati situasi ekonomi keluarga agar tetap survive di pasca pandemi ini. Adik iparku, suakminya kerja di sebuah perusahaan makanan yang cukup besar, dan saat ini sedang dalam situasi kurang bagus.

Nah, suaminya pengin banting setir saja,  buat persiapan jika perusahaannya benar-benar sudah nggak bisa lagi jadi tempat bergantung.

Saat ini, ide yang aada adalah buka toko online di beberapa market place, apa yang dijual? yang dijual produk makanan yang selama ini sudah dijalankan adik iparku, yaitu makanan dan masakan. 

Selama ini adik iparku punya usaha bikin makanan dan masakan, sistim pesan buat, ada  kue basah, kue kering sampai masakan tradisional, ada tumpeng, liwetan, dan lainnya.

Seneng sih, diskusi tentang wira usaha karena akupun pengin mulai lebih serius lagi menekuni wira usaha, Kok menekuni, memang sudah kenal wira usaha? sudah pernah berwira usaha? sudah dong.

Sebelum domisiliku Bogor, aku itu pernah juga jadi bakul di pasar lho, cukup lama sekitar 5 tahun, itu juga kurang rajin karena disambi banyak kegiatan sosial di masyarakat.

Kalian nggak tahu kan kalau aku sekarang juga jualan ? masih sebatas reseller sih, dan buat aku yang harus fokus jaga dan rawat mertua, sementara ini memilih jadi reseller lebih memungkinkan.

Iya jadi reseller itu meskipun pendapatannya enggak sebesar bakul aslijnya, tapi menyenangkan kok aktifitas transaksinya.

Dengan memanfaatkan gadget, kita sudah bisa mendapatkan penghasilan dari reseller, kita share ke teman dan kenalan, produk dari orang lain, jika produk itu laku, kita akan dapatkan bagian laba.

Apa saja sih keuntungan jadi reseller

  • Resiko minim, iya, resiko jadi reseller  minim karena kita tidak melakukan produksi yang bisa berpotensi gagal, atau kita juga tidak melakukan packaging yang mungkin bisa kurang bagus.

  • Kerugian minim, kerugian juga minim karena kita tidak terlibat pada proses produksi dari awal.

  • Harga jual bisa fleksibel. Menjadi reseller bisa menentukan harga sesuai pangsa pasarnya, lebih fleksibel menentukan harga, sekaligus mengambil laba.

  • Bisa menjual dengan fleksibel, bisa memasarkan lewat berbagai platform medso yang kita punya, atau lewat platform online apapun.
Apakah jadi reseller selalu hanya untung? enggak dong, namanya orang jualan, selalu ada potensi alami kerugian juga.
 
Kekurangan reseller
  • Jika kita harus simpan produk, maka tetap saja butuh ruangan untuk menyimpannya, dan sesekali melakukan pengecekan.

  • Dengan menyimpan produk, tetap membutuhkan biaya operasional, dan konsekuensinya harus dibebankan pada harga barang, sehingga harga barang akan lebih mahal.

  • Jika barang enggak banyak laku, maka kita akan mengalami resiko penjualan sekaligus mengalami kerugian.
Ada banyak sih suka duka dan untung rugi jadi reseller, tapi aku emilih sistim dropship, meskipun laba enggak banyak tetapi resiko sangat minim, enggak ada kerugian barang dan enggak ada biaya operasional.

Aku jadi reseller produk-produk UMKM, dari beberapa teman dan sejauh ini sih lumayan lancar, dan yang aku pasarkan bukan produk-produk branded ya.

UMKM sekarang sudah maju dan berkembang seiring perubahan jaman, terlebih ada banyak instansi, lembaga atau perusahaan yang melakukan binaan, pelatihan dan stimulus lain agar UMKM terus berkembang.



Kaya di jember nih, perusahaan ekspedisi JNE juga melakukan stimulus bagi pelaku UMKM, berupa edukasi, di wilayah Jember.

Acara yang bertajul Goll __Aborasi Bisnis Online 2022 Kota jember, JNE memberikan stmulus bagaimana memperkuat brandinbg bagi usaha mereka.

Nara sumber yang pelaku UMKM dihadirkan di acara tersebut, dan mereka berharap agar workshop itu bisa mendorong para pelaku UMKM untuk bangkit dari situasi yang turun akibat pengaruh pandemi.

Salah satu pelaku UMKM yaitu Nesi Septiani, Owner Khadijjah Collection yang menyampaikan pengalamannya, yaitu jika dia menjadi reseller terlebih dahulu sebelum membuka usa secara mandiri, inspiratif ya.

Buat kamu yang pengin membuka usaha, tips dari Nesi agar produk kita selalu dikunjungi pemberli adalah dengan konsistensi, iya, sebagai penjual harus konsisten menjaga kualitas. Dengan begitu kita sudah merawat pembeli untuk setia membeli produk kita.

Ada juga Fathurrohman, Owner Musae Chips, yang berbagi pada peserta workshop, bagaimana yang dilakukan oleh perusahaannya, diantaranya adalah pemanfaatan media sosial, karena pangsa pasar anak millenial, maka menyasar medsos adlah bagian dari strategi marketing.

Kuncinya, menurut Fathurrohman adalah, menentukan pangsa pasarnya, lalu lakukan strategi pemasaran yang connect dengan pangsa pasar yang dituju.

Acara ini adalah bentuk dukungan JNE Jember bagi UMKM Jember agar terus berkembang, selaras dengan tagline yang dimiliki yaitu "Connecting Happines", yaitu menyambungkan kebahagiaan di masyarakat, demikian menurut Agung Fathur R, Head of Sales and Marketing JNE.

Masih menurut Agung Fathur R, JNE juga memiliki program CSR seperti menyalurkan bantuan bencana alam pada erupsi semeru dan membangun yayasan yatim.

Diantara program dengan UMKM adalah konsultasi,  layanan bisnis terpadu, juga program UMKM lain yaitu  kolaborasi dengan Bank BNI, dan di sana bisa diberikan permodalan buat mereka yang membutuhkan untuk bisnis mereka.

Goll__Aborasi Bisnis Online Kota Pasuruan adalah kota ke sebelas, dari gelaran Webinar JNE Ngajak Online 2022, yang diprogram akan dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah di kota Jember, gelaran roadshow akan kembali hadir di kota Semarang pada tanggal 25 Mei 2022. 

Dalam berbagai gelarannya ini, JNE selalu melakukan kerjasama dengan dinas dan pemerintah, agar bisa menjangkau masyarakat sebanyak mungkin.

Yuk ayuk, kalian yang bergerak sebagai pelaku UMKM di Semarang, coba cari-cari infi di komunitas UMKM, jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk menambah ilmu dan keterampilan, juga kolaborasi dengan banyak pihak.

Senin, 23 Mei 2022

Lebaran Tapi Tidak Mudik?

 Lebaran tanpa mudik? bisa nggak sih? bagi yang punya kampung halaman buat mudik, lebaran enggak mudik tentu nggak enak,ibaratnya tuh serasa hilang lebarannya, serasa enggak lebaran.

Kalian mudik? berapa lama? pasti bahagia lah yang mudik, ketemu teman, ketemu kerabat, ketemu tetangga di kampung.

Sayangnya, aku tahun ini enggak mudik, eh tepatnya enggak mudik di waktu biasa orang mudik, kapan sih orang biasa mudik lebaran?.

Biasanya sih, beberapa hari menjelang lebaran, atau akhir-akhir puasa, awal lebaran, sepekan setelah lebaran, umumnya itu sih. 

Akupun biasanya setiap mudik di hari pertama lebaran, dengan pertimbangan, jalanan agak longgar, baik bawa kendaraan sendiri maupun menggunakan moda transportasi umum.

Hanya, lebaran tahun 2022 ini, aku mudik di akhir bulan Mei, ketika nulis ini aku masih santai gaes, belum siap apapun.

Kenapa lama amat jaraknya dengan hari H lebaran? yah kebetulan akhir bulan Mei ini ada hajatan di kampung, dan yang punya hajat adalah kakakku satu-satunya, hehehe. Jadi sekalian deh, nuggu waktu tepat pas hajat, efisien waktu, biaya dan tenaga juga.

Mudikku kan lumayan jauh, di lereng gunung Perahu sana, meskipun sudah bisa ditempuh sekitar 5 jam dari Jakarta, tetep saja jauh. jadi, kalau mudik bolak-balik pasti cape ya.

Jadi, ngapain aja selama lebaran, kalau enggak mudik? apakah makan, rebahan, makan lagi, rebahan lagi? enggak lah, semua aktifitas berjalan normal saja,  selain menerima tamu yang sedikit lebih banyak dibanding hari biasa.

Sudah lama kan ya, setiap lebaran tetangga bertamu hanya di depan pintu saja, atau jika masuk ke rumah, hanya sekejab, kesannya kaya basa basi gitu, hehe. 

Beda dengan dahulu, lebaran ya saatnya bertamu ke saudara, kerabat juga tetangga sekitar rumah, tapi memang jaman sudah berubah, irama bertamu hari lebaran sudah beda.

Tetapi tetep saja sih, kalau yang berkunjung ke rumah kita adalah saudara, kerabat, pastilah nggak sebentar, ngobrol, makan, minum dan itulah serunya lebaran.

Jadi, kalau ditanya kegiatan enggak mudik, ada banyak, nggak beda sama hari-hari biasa, bahkan lebih banyak kerjaan.

  • Masak, aku masak olahan lebaran seperti opor dan kawan-kawannya tidak pernah terlalu banyak, lebih sering masak untuk sehari saja, tetapi tetap diperhitungkan kemungkinan ada tamu datang. Kok tamu? iya, tamu yang datang selalu kami minta untuk makan, siapapun dia. Perkara tamunya bersedia atau enggak, itu soal lain, yang jelas, kami siapkan meja makan dengan menu yang cukup jika ada tamu.
    Kedatangan tamu kerabat biasanya kan bisa diketahui ya, apalagi sekarang setiap tamu yang akan datang jika dari luar kota akan mem,beritahu sebelumnya, jadi kita bisa siapkan masakan sebelum mereka datang.
  • Bersihkan perabot, karena biasanya ketika lebaran kan kerjaan rutin agak berkurang, bahkan ibur kecuali mungkin ada kerjaan online yang jalan terus meskipun lebaran. Nah, kesempatan tuh buat bersihkan lperabot ebih intens lagi. Karena biasanya di hari-hari normal, bersihkan perabot kan secukupnya saja.
  • Mencuci pakaian, cuci pakaian kerjaan rutin sih, tetapi karena lebaran maka cucian numpuk, baik karena sering keluar rumah, maupun karena penghuni rumah bertambah, ada kakak, adik atau ponakan nginap di rumah.
  • Setrika, biasanya sih untuk  kerjaan setrika aku panggil orang secara berkala, kami panggi dia dengan sebutan bibi. Bibi datang biasanya sepekan sekali, atau tergantung kebutuhan. Nah, karena lebaran yaah dia libur dong, dna biasanya liburnya lama. Ya setrika baju aku kerjakan deh, 
  • Rawat tanaman, selama lebaran, lumayan sih, rawat tanaman bisa lebih intens dibanding hari-hari biasa. KArena situasi sepi ya mungkin, jadi rasanya ada waktu longgar buat rawat tanaman.
Banyak sih sebenarnya kerjaan di rumah selama enggak mudik, intinya sih kerjaan rutin dengan intisitas yang lebih dibanding dengan hari biasa.

Cuma kenapa ya, kalau lebaran kok gampang ngantuk, ahaha.
Kamu mudik enggak? kalau enggak mudik, ngapain saja di rumah? pertanyaan klise yaa.


Selasa, 19 April 2022

Penghargaan Muzakki Istimewa Award Dari BAZNAS Bagi JNE

 Apa kabarnya? masih lancar kan puasanya? Pas aku nulis ini, hari Sabtu, pekan ke dua bulan Ramadhan, berarti hari ini adalah hari ke 15 bulan Ramadhan, hari ke 15 pula menjalani puasa, bener nggak sih?.

Nggak kerasa ya, cepat sekali waktu berjalan. Rasanya baru kemarin saja mulai puasa hari pertama, eh, sekarang sudah mau menutup pekan ke dua, semangat yuuk.

Awal puasa sih memang rasanya agak lemas, lesu dan bawaannya ngantuk mulu, hahaha, kaya anak kecil . belajar puasa saja. Tapi hanya sebentar kan ya rasa lesu saat puasa begitu, setalah masuk hari ke 4 atau 5 biasanya bodi sudah menyesuaikan dengan ritme yang berbeda.

Puasa, bagiku bukan sekedar menahan lapar, tetapi ikut merasakan kesulitan orang lain, derita orang lain yang mungkin nggak seberuntung kita yang bisa makan tiga kali sehari, bahkan makan masakan enak.

Bukankah puasa disempurnakan dengan zakat? karena setelah merasakan kesulitan orang lain, kita diminta ikhlas untuk berbagi. 

Kenapa kita harus berzakat? Karena ada bagian yang harus dibagi pada manusia lain yang membutuhkan, pada setiap rejeki yang kita dapatkan, dan hak orang lain ini bisa zakat, sedekah atau infaq.

Zakat juga termasuk ibadah yang bermakna sosial, karena ditunaikan pada sesama manusia, berzakat adalah cara kita mengasah kepedulian pada mereka yang membutuhkan. 

Dengan membagikan zakat menjelang lebaran, diharapkan semua orang bisa berlebaran dengan gembira, bukan hanya orang yang berkecukupan saja.

Zakat memiliki makna kemanusiaan, dengan berzakat, kita berharap sedikit mengurangi kesenjangan sosial, karena kesenjangan sosial adalah salah satu masalah yang harus diatasi bersama.

Inilah peran besar zakat, menjaga nilai hidup agar tetap berjalan dengan baik, menghindarkan sebagian mastarakat kekurangan dari sikap kufur.

Saat ini ada banyak lembaga yang turut berkontribusi memberikan zakat, pemberian dan pembagian zakat bukan hanya dilakukan oleh masjid atau amil saja, ada perusahaan. lembaga selain lembaga agama yang juga membagikan zakat ke masyarakat.

Oh ya, kerasa ngga sih di hati kamu, jika memberi itu membahagiakan? Coba deh resapi dan rasakan apa yang ada di hati ketika kamu memberi pada orang lain. 

Bahagia kan? Iya., memberi itu membahagiakan, bukan hanya membahagiakan yang menerima, tetapi juga membahagiakan diri sendiri. 

Bahagia, menyambungkan kebahagiaan, itu yang menjadi tagline JNE, dan itu pula yang dilakukan JNE dalam bekerja, termasuk dalam berpartisipasi melakukan distribusi zakat.

Iya, JNE melakukan kerja keras dan kolaborasi CSR dalam mendistribusikan zakat, jadi melalui CSR, JNE menyalurkan dana dalam bentuk zakat yang dibagi pada masyarakat di beberapa lokasi di DKI Jakarta.

Ada keinginan JNE yaitu mewujudkan Spirit tagline “Connecting Happiness” sehingga JNE ikut mengambil peran untuk terus berbagi kebahagiaan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penyerahan penghargaan secara simbolis

Untuk peran besar itulah, JNE mendapat anugerah penghargaan Muzakki Istimewa Award 2022, yang diberikan oleh Baznas DKI Jakarta sebagai perusahaan terkolaborasi pada tahun 2021.

Event BAZNAS Award dengan tema Muzakki Istimewa Award 2022 dilaksanakan secara hybrid di Balai Kota DKI Jakarta jalan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, tanggal 7 April 2022.

Penghargaan Muzakki Istimewa Award 2022 adalah penghargaan bagi Organisasi Pengelola Zakat ( OPZ ), dan pihak-pihak yang memiliki jasa pada perkembangan zakat di tanah air.

Pada event tahun ini ada delapan kategori penghargaan untuk BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/ Kota: Kepala Daerah pendukung kebangkitan zakat dan berbagai penghargaan khusus lain.

Selain distribusi zakat, sebagai perusahaan, JNE yang memberikan kontribusi melalui penyaluran dana CSR jadi parameter bagi BAZNAS.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan kepada Bapak M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE.

Atas anugerah Muzakki Istimewa Award 2022 sebagai perusahaan terkolaborasi tahun 2021 bagi JNE, Bapak M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE. berterimakasih sekali pada BAZNAS DKI Jakarta.

Lebih lanjut disampaikan jika penghargaan ini menjadi penyemangat bagi JNE untuk terus berbagi, memberi dan menyantuni, ke berbagai pelosok Indonesia, selaras dengan prinsip yang ditanamkan oleh pendiri JNE alm. H. Soeprapto Soeparno sejak 31 tahun lalu".

Ditambahkan oleh Bapak Feriadi, "harapannya adalah JNE terus berkembang, agar terus bisa berzakat dan memberi manfaat lain kepada seluruh masyarakat Indonesia dan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan. Karena kehadiran JNE sebagai perusahaan karya anak bangsa yang selalu berupaya untuk berbagi kepada masyarakat dengan lebih baik lagi dari waktu ke waktu", pungkas Pak Feriadi.

Semangtat JNE untuk terus berbagi adalah sebuah inspirasi bagi kita semua, semoga semakin banyak perusahaan yang mengikuti jejak JNE, yaitu membawa manfaat sebanyak-banyaknya bagi negeri ini.

Minggu, 27 Maret 2022

Pentingnya Asupan Protein Bagi Kesehatan Tubuh

Apa kabarmu? pandemi masih ada aromanya ya, lalu cuaca masuk pancaroba, ini benar-benar ngganggu bodi, jika kita nggak jaga bodi dengan baik.

Bayangin aja, kita kena flu dikit saja, batuk sedikit bodi sudah nggak enak, dan bukan hanya sehari dua hari tuh, setidaknya pengalaman terakhir aku.

Biasanya kan flu atau batuk itu paling 2 - 3 hari sembuhlah, tapi kemarin ini, bulan lalu, enggak begitu, semingga kena flu, juga batuk, padahal sudah berobat ke dokter, coba.

Aku cuma mikir aja, wah ada yang nggak beres nih di tubuh, rasa-rasanya stamina mulai menurun, padahal alhamdul;ilolah aku belum kiepapar covid, tapi kok mirip sama mereka yang pernah kepapar ya, stamina mudah diserang sakit.

Kesimpulanku, berarti butuh asupan lagi nih, selain makan sehat dan pola hidup sehat memang bodi butuh vitamin ya, karena bodi tidak memproduksi vitamin.

Selain vitamin, kebutuhan protein juga butuh perhatian, karena protein juga punya fungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. 

Foto by Pixabay

Nggak enak banget lho punya bodi ringkih, mudah sakit, sakit juga lama sembuhnya, nggak bisa lakukan aktifitas dengan optimal kan.

Protein adalah salah satu zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, kenapa? karena protein berpengaruh pada metabolisme, otomatis ngaruh juga kan sama kesehatan?. Lalu, apa sih fungsi protein?

Tubuh kita butuh protein, karena kandungan nutrisinya berfungsi memperbaiki jaringan sel, agar kerja dengan maksimal, tahu kan ya kalau jaringan sel itu ada di hampir seluruh tubuh kita.

Protein bertugas memproduksi enzim dan hormon, kerjanya membantu menjaga fungsi sel dan organ tubuh, woow, penting banget ya, jadi tubuh ngga boleh kekurangan protein dong.

Selain itu, protein juga bertugas membawa oksigen ke dalam darah, jadi kebayang kan, kalau kita kekurangan protein masalahnya akan merambat kemana-mana, termasuk ke dalam darah, dengan demikian tubuh kita kejaga kesehatannya.

Bahkan, sistem imun tubuh kita juga terjaga dengan baik, karena adanyua protein, selain memperbaiki dan membangun sel dan jaringan dalam tubuh yang rusak.

Wah, kalo begitu pentingnya protein, berarti kita mesti dapatkan asupan yang signifikan dong, lalu  dari mana saja sih sumbert protein itu?

Ternyata banyak lho sumber protein yang ada di sekitar kita, protein hewani saja ada telur yang memiliki kandungan mineral, vitamin, antioksidan. Lalu, ada daging ayam, daging sapi tanpa lemak dan dimasak dengan benar.

Selain itu, ada ikan tuna, yang merupakan salah satu sumber protein hewani, ikan tuna dikenal memiliki kandungan mineral seperti kalium dan lemak omega.

Susu dan produk olahannya juga bisa disebut sebagai protein hewani jika bersumber dari susu sapi misalnya, akan tetapi jika susu diolah dari kedelai, maka susu adalah protein nabati.

Protein nabati lain, mudah sekali kita temukan di sekitar kita kok, kaya tahu, tempe, berbagai jenis  kacang-kacangan, juga brokoli, alpukat, banyak kan ya, protein di dedkat kita.

Ada juga dikenal dengan  susu whey protein  yaitu protein yang ada dalam susu yang dihasilkan dalam produksi keju, biasanya secara spesifik ditujukan untuk menambah massa otot, membentuk jaringan otot, selain tentunya buat jaga kesehatan ya.

Selain dalam bentuk susu atau keju, jenis protein turunan susu ini juga bisa berbentuk suplemen yang berupa serbuk atau bubuk. Cara konsumsi bisa fleksibel lho, mau ditambahkan ke dalam jus, milkshake, atau bahkan ditambahkan ke dalam makanan.

Di pasaran, ada banyak produk susu whey protein, salah satunya adalah produk dari Natural Farm bisa kamu masukkan list suplemen protein yang sangat dibutuhkan tubuh.

Apa akibat kekurangan protein?

Begitu vitalnya fungsi protein bagi tubuh, kekurangan protein bisa bertakibat fatal juga, ada banyak gangguan kesehatan yang nggak boleh dianggap remeh.

Kesannya memang sepele ya, tapi jangan salah, kurang protein bukan sekedar bikin tubuh lapar, letih dan lemas saja, jika dibiarkan maka daya tahan tubuh akan makin menurun.

Apa saja sih yang bisa terjadi ketika kurang protein? yuk deh kita lihat, 

  • Rambut rontok
    Nah, keadian rambut yang rontok ini banyak dialami kerabat juga teman pasca terpapar Covid-19, kenapa? ternyata ketika tubuh kekurangan protein, pertumbuhan rambut melambat. Rambut berubah jadi rapuh, rontok dan semakin lama rambut akan menipis.

  • Menurunnya imunitas
    Kurangnya protein dalam tubuh juga menyebabkan turunnya kekabalan tubuh, itulah kenapa ketika tubuh kekurangan protein, dia akan mudah sakit, terutama kena infeksi.

  • Lambatnya penyembuhan luka.
    Ternyata, kurang protein juga bikin luka jadi lambat proses penyembuhannya, ini sejalan dengan fuyngsi protein membentuk jaringan dan sel baru. Karena kurang protein maka jaringan baru sulit terbentuk, luka lama sembuhnya.
  • Fungsi otak dan kesehatan mental terganggu
    Di dalam protein, ada kandungan asam animo, yang dibutuhkan unjtuk membentuk senyawa kimia. Senyawa kimia ini berperan sebagai pengantar pesan atau stimulus ke syaraf otak., 
    Maka, jika kekurangan protein, tentu mengganggu kinerja fungsi otak, nggak bisa bekerja dengan semestinya.
    Asam animo dalam protein juga berfungsi membentuk dopamin dan serotonin yang kaiatnnya denga suasana hati lho, atau mood. Kekurangan serotonin dan dopamin bisa bikin mood buruk otomatis akan menyebabkan gangguan perilaku.

  • Tumbuh kembang anak terhambat.
    Kadang kita lihat kan ya, ada anak yang pertumbuhannya lambat? nah, bisa jadi hal itu disebabkan oleh kurangnya asupan protein lho. Karena protein adalah awal pembentukan hormon, juga jaringan. 
    Otomatis, jika protein berkurang akan terhambat juga pembentukan jaringan tubuhnya dan akan berbeda dengan pertumbuhan anak lain yang tercukupi asupan proteinnya.
Jadi, kekurangan protein itu nggak bisa dianggap remeh ya, karena akibat yang bisa muncul bener-bener tidak ringan.
Pastikan kecukupan kebutuhan protein setiap hari ya, buat diri sendiri dan keluarga, pilihan protein banyak, dan mudah ditemukan di sekeliling kita, mau proteion hewani maupun nabati.

Kamis, 17 Maret 2022

Rumah Zakat Salurkan Bantuan di Bulan Ramadhan Dengan Kolaborasi

Setelah sekian lama berkegiatan di rumah saja selama pandemi, akhirnya saat yang ditunggu datang juga, hahaha.., kaya nunggu apa ya, padahal hanya pergi ke Jakarta naik commuterline dan mengikuti event offline seperti saat-saat sebelum pandemi.

Tapi bener, seneng banget, karena selama ini aku memang menahan diri bener, aku nggak seberani teman-teman yang sudah cukup lama jalan-jalan seputar Jabodetabek, aku benar-benar off dan menolak beberapa undangan offline, ya demi diri sendiri sih.

Makanya ketika Indonesia masuk di era endemi dengan melonggarkan beberapa aturan, sebenarnya itu angin baik, meskipun tidak serta merta mengembalikan situasi sebelumnya.

Hari Selasa, tanggal 15 Maret 2022 kemarin aku dan beberapa teman blogger hadir di satu even yang digelar oleh Rumah Zakat.

Seingat aku, ini yang ke tiga kalinya aku menghadiri undangan Rumah Zakat dalam momen yang berbeda-beda. tentunya.

Kali ini, adalah Press Conference dalam momen menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2022 ini dengan mengusung tema #SaatnyaTumbuhBersama.

Target yang dicanangkan adalah membantu dan memberdayakan 1.5 juta penerima manfaat, dengan jangkauan Aceh hingga Papua, khususnya adalah buat mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

Ada para perempuan yang mungkin suaminya wafat akibat covid, ada anak-anak yang mungkin harus menjadi yatim piatu karena orang tuanya yang wafat disebabkan terkena Covbid-19, merekalah yang terutama akan disasar oleh Rumah Zakat di Ramadhan tahun ini.

Dalam menjalankan program Ramadhan ini, Rumah Zakat tidak bergerak sendirian, melainkan menggandeng banyak pihak untuk kolaborasi. 

Diantaranya adalah para donatur, baik donatur perseorangan maupun lembaga atau komunitas, beberapa perusahaan, tujuan kolaborasi ini adalah mempercepat pemberdayaan yang dilakukan.

Seingat aku, memang salah satu karakter Rumah Zakat adalah di aspek pemberdayaan, artinya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, Rumah Zakat bukan hanya memberi umpan saja, tetapi memberikan kailnya.

Dengan demikian tepat sekali tag line #SaatnyaTumbuhBersama yaitu bangkit, tumbuh dan maju bersama, ada peningkatan kondisi dari para penjerima layanan manfaat.

Pada tahun 2021, Rumah Zakat berhasil memberdayakan 5 juta penerima layanan manfaat, dan disampaikan juga oleh Bapak Nur Efendi CEO Rumah Zakat, sebanyak 15% dari penerima layanan manfaat meningkat taraf hidupnya dan berhasil dientaskan dari garis kemiskinan.


CEO Rumah Zakat , Bapak Nur Efendi

Dengan kata lain, sebanyak 15% tersebut jika sebelumnya mereka adalah orang yang mendapatkan dana, maka setelah itu taraf hidup meningkat, mereka bisa meningkatkan diri menjadi pemberi donasi, keren kan.

Nah, di tahun 2022 ini Rumah Zakat mencanangkan target 20% dari penerima manfaat akan meningkat kesejahteraannya, taraf hidupnya lalu mereka bukan lagi berada di dalam garis kemiskinan, melainkan keluar dari garis kemiskinan.

Untuk bulan Ramadhan tahun ini, Rumah Zakat memiliki berepa program istimewa yaitu Berbagi Buka Puasa, Kado Lebaran Yatim, Bingkisan Lebaran Keluarga, Syi'ar Qur'an, Ramadhan Bebas Hutang dan Wakaf Qur'an Braille. Distribusinya akan dilakukan di 1.695 Desa Berdaya binaan Rumah Zakat di 33 provinsi.

Kolaborasi

Rumah Zakat, pada hari Selasa 15 Maret 2022 melakukan penandatanganan MOU dengan tagline #SaatnyaTumbuhBersama dengan berbagai pihak sebagai mitra, diantaranya Air Asia Indonesia, Flip, Shipper, CARInih, dan MTUA Rekayasa Industri.

Kolaborasi Rumah Zakat dengan para mitranya diharapkan menjadi kerja sama yang memberdayakan , dan sebagai upaya yang semakin mempercepat pemulihan ekonomi para penerima layanan manfaat, terutama yang terkena dampak pendemi Covid-19.

Dalam kesempatan itu Bapak Nur Efendi berharap selain memberikan manfaat pada peserta layanan penerima manfaat, kolaborasi yang dibangun juga membawa implikasi yaitu memajukan usaha para mitra yang berkolaborasi.

Penandatanganan MOU

Kemudahan Berbagi Melalui Inovasi Infak.id dan waqf.id 2.0

Semakin lama tentunya Rumah Zakat berharap bisa memberikan kemudahan dalam berbagi, khususnya di bulan Ramadhan. Kali ini Rumah Zakat meluncurkan infak.id dan waqf.id 2.0.  Melalui platform infak.id disediakan fasilitas kemudahan dalam berinfak, dan platform ini telah ada sejak tahun 2019.

Sampai saat ini telah memiliki lebih dari 200.000 pengguna, mereka secara rutin menitipkan infak setiap hari. Sementara waqf.id diluncurkan sejak awal 2021 sebagai sebuah platform donasi untuk wakaf produktif.

Apa kelebihan infak.id dan waqf.id? kelebihannya adalah dari sisi design yang mobile friendly, siapa sih yang enggak seneng dimudahkan dalam berinfak dan meberikan wakaf? ibarat kata, tinggal klik, tunai sudah kewajiban memberikan infak. 

Enggak perlu repot kan, jika kita bisa memberikan infak lewat gadget? di jaman digital ini, hampir semua menggunakan gadget untuk aktifitasnya.

Selain itu, dengan platform infak.id dan waqf.id juga memberikan laporan,pada para donatur dengan transparan, lalu lintas dana bisa dilihat lewat dua platform ini.

Yaitu adalah, secara berkala Rumah Zakat akan merilis laporan distribusi dana infak dan wakaf yang terhimpun, dan ini disampaikan di masing-masing platform. Enak ya, ketika kita mempercayakan dana kita lalu kita mendapatkan laporan, itu sesungguhnya Rumah Zakat sudah menjalankan amanah dengan baik.

Dalam jangka panjang, Rumah Zakat adalam bahwa tujuan development infak.id dan waqf.id adalah menciptakan gaya hidup baru, yaitu gaya hidup berbagi, sebagai gaya hidup umat muslim.

Sebuah tujuan mulia, karena jika berbagi sudah menjadi gaya hidup, sudah tak perlu lagi disuruh-suruh buat berbagi karena sudah otomatis .

Sementara, untuk waqf.id, melalui platform ini Rumah Zakat ingin memberikan edukasi, tentang keutamaan wakaf produktif,  memberikan pemahaman bahwa wakaf bukan hanya yang bersifat jasa saja,  diharapkan dengan edukasi ini masyarakat paham bagaimana keutamaan wakaf produktif.


Sebagai anggota masyarakat juga ummat muslim, tentunya seneng ya ada platform yang membantu kita, memudahkan kita melakukan kebaikan.

Yuk ah, yang mau berbagi dengan mudah, yang mau ber infak dan  menyalurkan wakafnya, jangan ragu, gunakan platform infak.id dan juga waqf.id 20

Sabtu, 12 Maret 2022

Ksatria JNE Tampil Beda, Seragam Baru, Semangat Baru

 Halo, tanya dong, kapan sih kamu terakhir mengenakan seragam? kalau aku sih terakhir mengenakan seragam ya waktu SMA, haha, sudah lama banget ya, entah sudah beberapa tahun silam.

Setelah SMA, karena kuliah, ya otomatis enggak pakai seragam. Eh ada ya yang kuliahnya mengenakan seragam, biasanya kuliah di lembaga kedinasan ya. Kalau lembaga pendidikan umum setelah SMA kayanya kebanyakan sih nggak pakai seragam.

Atau buat kamu yang masih kerja di perusahaan juga biasanya ada seragam ya, sebagai identitas perusahaan. 

Konon, yang namanya seragam itu sudah ada sejak jaman dahulu, bahkan jaman kerajaan-kerajaan sudah dikenal seragam buat para prajurit dan para emban.

Sebenarnya apa sih seragam?, untuk apa mesti ada seragam? jawabannya sederhana, karena dengan seragam, sebuah perusahaan sedang menunjukan identitas dirinya, yang tentu saja sekaligus membedakan antara perusahaan itu dan perusahaan lain.

Lalu, dengan seragam tentunya kelihatan lebih kompak, lebih rapi, lebih menyenangkan dipandang dibanding ketika nggak mengenakan seragam kan.

Selain itu, seragam juga menimbulkan rasa percaya diri bagi si pemakai, karena dengan seragam yang dikenakan, itu menunjukkan pengakuan. Seragam apapun sih, seragam persahaan, komunitas, seragam event, bahkan seperti seragam saat acara hajatanpun sangat berarti.

Rasa nyaman dan merasa tersemangati juga didapatkan dari pengenaan seragam, dengan menggunakan seragam ada rasa nyaman, dan termotivasi lebih lagi untuk kerja lebih giat.

Seragam baru yang ikonik dan fresh

JNE Tampil Beda

Nah, bicara soal seragam, ada kabar baru nih dari JNE, yaitu JNE mulai memberlakukan seragam baru bagi para ksatria JNE  lho, kita lihat yuk seperti apa seragam yang baru ini.

Seragam baru ksatria JNE berupa t-shirt berwarna merah, dengan diberi ilustrasi super kurir yang ikonik, menghiasi seragam baru yang diresmikan secara langsung di kantor JNE Pusat, yaitu di Jl. Tomang Raya No. 11 Jakarta, pada tanggal 7 Maret 2022.

Pada kesempatan itu, sebanyan 25 ksatria JNE melakukan konvoi dengan mengenakan seragam baru tersebut. Enggak aneh kalau tampilannya tampak fresh dan ikonik, kenapa? karena seragam baru  ksatria JNE adalah hasil karya Ario Anindito, seorang proffesional komik artis.

Ario Anindito adalah profesional komik artis yang karyanya sudah dipercaya oleh banyak perusahaan hiburan besar di Amerika, seperti Marvel, DC, dan lainnya.

Ario Anindito sering menemukan inspirasi di kehidupan sehari-hari ketika menciptakan karakter untuk ditorehkan pada karyanya.

Hal yang sama juga dilakukan Ario ketika mkenciptakan karakter dalam karyanya untuk JNE kali ini, yaitu menggambarkan ksatria JNE yang setiap hari selalu dibuthkan masyarakat untuk mengantarkan paket, yaitu Joni Super Kurir.

Berawal dari sebuah pemikiran bahwa kurir ini merupakan pahlawan bagi orang-orang yang membutuhkan.  Menjadi seorang pahlawan membutuhkan waktud dan tenaga lebih, ikon Joni merupakan kurir yang siap sedia membantu, seperti membantu UMKM mengantarkan produknya,

Atau, mungkin yang kelihatan simpel  seperti bagaimana pandemi menghalangi seorang anak yang nggak bisa kirim kado pada orang tuanya. 

Maka, Joni ini adalah ikon  yang dilengkapi peralatan dengan kekuatan  super, dimana peralatan itu membantu pekerjaan agar lebih on time, lebih cepat dalam membantu sesama, hal ini sesuai denagn nilai-nilai yang selama ini hidup di JNE.

Bapak M. Feriadi Soeprapto , selaku Presiden Direktur JNE menyampaikan dalam sambutannya bahwa , "sesuai dengan tagline JNE yaitu Connecting Happiness, maka penggambaran ksatria bukan hanya mengantarkan paket saja, namun lebih jauh dari itu, JNE harus dapat memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat."

Labih jauh lagi juga disampaikan oleh Bapak Feriadi bahwa "JNE merupakan perusahaan asli Indonesia, turut merasa bangga dan mengapresiasi karya anak bangsa ini, bisa  ikut mewarnai cerita JNE untuk terus mengantarkan kebahagiaan."

Perresmian seragam baru

Sebelum menciptakan karakter untuk seragam baru ini, kolaborasi JNE dengan Ario Anindito juga telah dilakukan, yaitu dengan karya komik strip JONI Super Kurir dimana waktu itu kolaborasi dijalin dalam rangka ulang tahun JNE ke 31, di bulan November 2021.

Mulai tanggal 12 Maret 2022 seragam JNE X Ario Anindito ini akan digunakan secara resmi di Jakarta, khususnya  pada hari Sabtu dan hari Minggu, lalu secara bertahap akan diberlakukan di seluruh cabang JNE di Indonesia.

Harapan yang disematkan adalah, selain sebagai bentuk apresiasi pada para ksatria JNE, karena mereka adalah para pahlawan pengiriman, penggunaan seragamn ini juga membuat penampilan para ksatria JNE tetap rapi dengan gaya casual, meskipun itu di hari libur.

Seragam baru JNE memang bikin tampilan serasa ada semangat baru, ada energi positif yang dipancarkan ya. Tentunya akan membawa imbas pada kinerja para ksatria JNE.


Semoga, dengan seragam barunya, JNE semakin berkembang, semakin membawa dampak positif, baik secara internal perusahaan maupun untuk para pelanggan JNE.


Teriakan "pakeet..." akan lebih berenergi, kitapun yang mendengar teriakan itu, pasti langsung larii... ke luar rumah deh.


Okey, jadi jangan kaget ya, kalau ntar ada ksatria JNE bawa paket buat kamu, dan taraa..., seragamnya ganti, makin kece.