Selasa, 09 Desember 2014

Menanti Jodoh



Dicolek seseorang kawan perempuan di jejaring sosial dan diajak diskusi tentang jodohnya yang tak kunjung datang di usianya yang sudah kepala tiga menjelang kepala empat. Tentu saja aku tak percaya karena kawan ini cantik, punya pekerjaan dan tergolong perempuan yang pergaulannya luas.


Persoalan jodoh memang mutlak hak prerogatif Allah SWT Tuhan Pemilik Semesta, dan tentu Dialah yang Paling Tahu, jodoh yang tepat nagi hambaNya.


Bagi sebagian besar perempuan,  menanti jodoh merupakan hal yang tidak menyenangkan, karena biasanya orang-orang yang ada disekitarnya cenderung akan terus bertanya dan bertanya, siapa calon suaminya, kapan menikah kan sudah waktunya, dan lain sebagainya.  Tidak jarang, pertanyaan orang-orang disekitarnya akan menambah beban didalam hatinya menjadi bertambah. Penantian akan datangnya jodoh sudah menjadi beban tersendiri bagi seornag perempuan, tentu saja pertanyaan orang-orang disekitarnya menambah beban batinnya menjadi semakin berat.

Tidak ada masalah di dunia ini yang datang sendirian, konon, Tuhan memberikan cobaan masalah selalu satu paket dengan solusinya, hanya manusia diberi pembelajaran terlebih dahulu agar dia semakin pintar menghadapi hidup. Dimana proses pembelajarannya? Ya didalam masa penantian jodoh itulah adanya.


Beberapa tips dibawah ini, adalah langkah-langkah tentang  bagaimana dan apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam masa-masa penantian akan datangnya jodoh.

  • Beraktifitas seperti biasa, mengisi waktu dengan melakukan hal-hal yang produktif, membawa manfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.
  • Jangan biarkan waktu kosong yang akan membuat kita menjadi melamun tidak menentu, dan membuang waktu dengan sia-sia. Menanti jodoh bukan berarti duduk diam saja tidak melakukan aktifias apapun.


  •     Terus mengasah diri dengan mencari ilmu apa saja dan dari mana saja, selama itu ilmu yang positif. Dengan tidak lelah belajar dan terus mencari pengetahuan maka wawasan akan bertambah.  Dengan bertambahnya wawasan maka pandangan akan semakin luas.

  •   Mencari kawan dan sahabat yang bisa saling mengembangkan diri satu sama lain, baik dalam bidang agama atau yang lain.


  •   Tetaplah menjaga hati agar selalu gembira, karena dengan gembira semua di sekitar kita juga akan memantulkan energi kegembiraan.


  •   Tidak usahlah memaksa diri untuk murung, bersedih, merasa kesepian karena sikap semacam itu akan membuat hati dan pikiran semakin keruh. Jika hati dan pikiran keruh, kita tidak akan melihat solusi apapun.

  • Selalu menjaga hati dengan tetap tenang dan percaya diri, jika kebahagiaan bisa kita temukan dimana saja, selama kita bisa membuat hati kita sendiri menajdi bahagia. Tidak hanya dengan menemukan jodoh saja kita bahagia.


  •   Selalu berprasangka baik pada Allah SWT, itu akan menajdi modal buat hati agar hati merasa tenang, karena yakin saja Dia Maha Tahu kebutuhan hambaNya. Yakin juga bahwa pada saatnya Allah SWT akan memberikan jauh lebih banyak dari yang kau duga.


  •  Jika ingin melakukan ikhtiar mencari jodoh selain berdoa, mintalah saran kepada orang-orang yang memahami, sehingga tidak salah langkah yang akan membawa penyesalan di kemudian hari

  •   Tidak boleh dilupakan, selalulah memohon kepada Allah SWT, untuk dipertemukan dengan jodohmu. Doa adalah bentuk kepercayaan dan keimanan kita bahwa ada Yang Maha Penyayang yang akan mempertemukan kita dengan jodoh kita.


Mudah-mudahan sedikit coretan pena ini bermanfaat bagi kawan, sahabat perempuan dan siapa saja yang sedang menanti jodohnya.


2 komentar:

  1. Wah... bahasan tentang menanti jodoh sangat menarik untuk di ikuti. :D

    BalasHapus
  2. Sekarang temannya udah dapat jodoh apa belum mbak? :D

    BalasHapus