Jumat, 25 September 2020

Memetik Hikmah Positif Dari Pandemi

Apa kabar? sehat ya, tetap semangat meskipun di tengah kabar makin jika covid - 19 msih beum reda, justu di berbagai tempat baru mulai merebak. Bahkan di kota Melbourne Australia dikabarkan akan mulai diberlakukan lockdown total .

Pandemi Covid - 19 ini memang luar biasa, dalam jangka waktu sekitar 7 bulan sejak kemuculannya telah meluluhlantakkan nyaris seluruh isi bumi. 

Lihat saja akibatnya, mulai dari korban yang terus berjatuhan, efek ekonomi tak kalah juga mengalami akibat yang sangat dirasakan nyaris oleh semua orang, tak ada yang terlewatkan.

Kabar duka terus saja melintas, baik di media massa, di medsos maupun di sekitar kita, artinya virus ini nyata, enggak main-main, enggak pandang bulu, siapapun bisa kena paparan virus ini.

Hari ini, satu kenalan wafat dan sahabat suami istri sedang diisolasi mandiri di dua rumah sakit yang berbeda di Jawa Tengah sana.

Lelah? iya, sedih? duka? nyesek rasanya di dada ini, pastilah, siapa yang jiwanya enggak terpengaruh oleh kondisi sekarang ini? nyaris enggak ada.

Bosan, jenuh, suntuk, dan perasaan nggak enak banget karena berbulan-bulan harus di rumah saja, hal yang sebelumya mustahil untuk dilakukan, tapi saat ini suka enggak suka, mau enggak mau harus dijalani.

Buat aku, pandemi kali ini memang luar biasa, dia menghadirkan kesedihan yang panjang, teramat panjang di kalangan umat manusia, nyaris seluruh negara mengalami  berbagai persoalan besar akibat pandemi ini.

Banyak hal positif yang bisa kita petik dari kondisi sekarang yang rasanya mungkin nggak karu-karuan ini kok. Kenapa  melihat yang positifnya? dengan melihat sisi positif akan hadirkan rasa tenang, dengan tenang maka imun tubuh akan terjaga, setidaknya stabil.

 

Matahari adalah harapan, esok akan lebih baik 

Foto: Pixabay

Apakah ada sisi positif yang bisa kita petik dari panemi ini? kalau ada, apa sajakah itu?
  • Anjuran pemerintah untuk sekolah dari rumah, kerja dari rumah, pasti bawa efek dong, kan interaksi  kamu sama pasangan dan juga anak jadi lebih intens, iya apa iya? hehehe. Setidaknya kita jadi lebih dekat dengan keluarga dibanding sebelumnya.
  • Kegiatan bareng anak. Jika biasanya anak habiskan waktu di sekolah, maka kali ini kita mesti kreatif isi waktu bareng anak. Entah itu menemani belajar, atau bermain.
  • Menekuni hobi. Nah ini yang banyak dilakukan, dengan banyak di rumah maka hobi yang biasanya hanya dilakukan selintas saja, kadang-kadang saja, maka bisa ditekuni, bukan tak mungkin akan jadi penghasilan.
  • Menambah hobi, iya siapa tahu mencoba kesenangan baru akan membawa manfaat positif. Dari sesuatu yang sebelumnya kita engga bisa, ternyata bisa jadi kesenangan yang megasyikkan.
  • Menggali bakat terpendam. Hayo, siapa yang terpaksa harus jadi bu guru atau pak guru? banyak kan? , nikmati saja meskipun enggak mudah, dan nanti  beri afirmasi pada diri, ternyata bisa kok jadi guru.
Mungkin masih banyak ya, kalau mau dikupas, betapa selalu ada hal positif pada setiap kejadian, apapun kejadian buruk itu. Pandai-pandai jaga nalar dn hati agar tetap berada pada koridor positif.

Karena berpikir positif itulah yang akan bikin imun tubuh kita bagus, kan dengan imun bagus, jadi benteng deh, agar penyait apapun enggak mampir.

Yuk, bagi kisah kamu, hal posiif pa saja yang kamu  dapat temukan dari beratnya situasi kali ini.

Selebihnya, selalu langitkan doa, semoga Tuhan Maha Kuasa mengangkat pandemi ini dari negeri kita, kuatkan hati dan jiwa, jangan lupa bahagia.


















1 komentar:

  1. Ada hikmah di setiap kejadian. Semoga hikmah dari adanya pandemi ini bisa dirasakan oleh semua orang agar tidak terlarut-larut dalam kesedihan dan kekesalan. Buat yang terpaksa tidak bisa baik-baik saja di rumah selama pandemi semoga diberikan jalan terbaik untuk tetap bertahan hidup.

    BalasHapus