Jumat, 20 Juli 2018

Qurban di Pedalaman yang Tepat Sasaran, Melalui Insan Bumi Mandiri




Halo, assalamu'alaikum, semoga sehat selalu ya. Sejak aku tinggal di Bogor, sudah mengalami sekitar 7 kali Hari Raya Qurban, berarti Hari Raya Qurban yang tahun ini, adalah yang ke 8 kalinya.

Ada yang menarik saat distribusi daging qurban yaitu setiap KK mendapatkan jatah daging cukup banyak. Misal saja di Rt yang aku tinggali ada 3 - 4 lokasi pemotongan hewan qurban, maka bisa dipastikan setiap KK akan memperoleh  sekitar 4 bungkus daging atau lebih.


Ridwan Hilmi Direktur IBM dan ustadz Kadir relawan IBM dan moderator acara

Kain tenun suku Kui yang aku dapat di even IBM

Hal ini tidak hanya terjadi di perkampungan aku saja, namun di perumahan yang dekat dengan akupun begitu, ada keberlebihan yang tak semestinya. Bahkan aku berpikir, bisa jadi pembagian daging qurban yang berlebih itu terjadi di hampir semua lokasi.

Apakah penerima daging orang nggak mampu? ternyata tidak, karena kampung ini jarang sekali orang yang nggak mampu. Jadi, akan mudah ditemui keluarga-keluarga mampu menerima pembagian daging yang lebih banyak.


Seingat aku, pembagian daging qurban sebaiknya menyasar mereka-mereka yang sangat jarang mengkonsumsi daging, sangat dianjurkan untuk mereka yang kondisi ekonominya kekurangan.

Memang sih, pequrban memiliki hak atas daging yang dikurbankan, akan tetapi menurut aku sih distribusi yang semacam itu tidak pas. membutuhkan pembenahan manajemen sih tepatnya.

Jika di perkotaan distribusi daging qurban cenderung berlebihan, ironisnya di beberapa pelosok negeri ini masih banyak umat Islam yang tak bisa mendapatkan daging qurban.

Qurban di pedalaman

Menarik, itu yang membuat aku daftar even yang membahas qurban di pedalaman, pas sekali dengan ganjalan hati yang sering kurasakan.

Insan Bumi Mandiri, lembaga yang menginisiasi qurban di pedalaman, bahkans ejak tahun 2016 Insan Bumi Mandiri telah memberikan layanan program bagi 12.500 warga pedalaman.

Dengan wilayah pelaksanaan program tersebar di 10 Provinsi, 22 kabupaten/Kota, 53 Kecamatan dan 103 Desa yang meliputi Papia, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Sumatera.

Kenapa di pedalaman? Ridwan Hilmi, Direkur IBM menejlaskan, setidaknya ada beberapa alasan, kenapa IBM memutuskan melakukan pelaksanaan qurban di pedalaman

  • Akses yang terpencil, karena kondisi geografis yang memang belum terjangkau
  • Minimnya jumlah pequrban
  • Rendahnya daya beli masyarakat, banyaknya hewan ternak tidak diimbangi dengan pemasaran yang memadai
  • Rendahnya konsumsi daging masyarakat pedalaman, mereka mengkonsumsi daging biasanya ketika ada pesta atau peristiwa adat lain.
  • Motivasi yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat daerah terpencil
Dalam pelaksanaanya, IBM banyak menggandeng para relawan lokal sehingga qurban bisa terdistribusi dengan efektif, karena relawan lokal pastinya lebih memahami situasi dan kondisi setempat.

Prioritas utama wilayah distribusi qurban adalah di daerah-daerah pelosok, seperti Pulau Alor, Pulau Pantar, Lembata, Sikka, Waingapu Sumba dan Manggarai Barat NTT.

IBM berharap tahun inibisa meluas lagi ke wlayah Sumatera, seperti Myrarata, Musirawas, Lubuk Linggau, juga sulawesi ( Paringgi Moutong ) Flores Timur, dan Papua ( Wamena, Timika, Manokwari, Sorong ).

Kamu jangan membayangkan jika ternak kambing di pelosok seperti di perkotaan, yaitu kambing yang berada di kandang. Pemeliharaan kambing dilepas begitu saja, dan untuk mengenali siapa pemiliknya, setiap kambing diebri kalung sebagai penanda.

Nah ketika akan dijadikan qurban maka kambing akan dijemput. Kemana? bisa sampai ke dalam hutan, bahkan dengan menyeberangi laut. Medan yang cukup berat.

Ustadz Kadir, relawan lokal IBM di Pulau Alor NTT, juga menyampaikan kondisi ekonomi masyarakat pelosok yang rendah, membutuhkan kepedulian masyarakat berpunya.

Selain concern pada masalah distribusi daging qurban, IBM juga melakukan aktifitas pemberdayaan masyarakat. IBM juga melakukan program-program kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan pembangunan.

Hasil gambar untuk insanbumimandiri
Sumber foto: Facebook Insan Bumi Mandiri


Hasil gambar untuk insan bumi mandiri
Sumber foto: Web Insan Bumi Mandiri


Yuk peduli pedalaman

Yuk buat kamu yang tergerak hatinya buat menggembirakan saudara-saudara kita di pedalaman, bisa membantu mereka melalui IBM. Bagaimana caranya?
  1. Tabungan qurban
    IBM memfasilitasi tabungan qurban, bisa diangsur selama 10 bulan. HAl ini meringankan pekurban, karena dengan diangsur selama 10 bulan akan ringan.
  2. Titipan qurban
    Buat kamu yang mau titip hewan qurban untuk dikurbankan di pedalaman. Kamu bisa transfer dana ke IBM, untuk qurban di pedalaman.
Tak ada yang sulit untuk melakukan perubahan, jika selama ini kita berqurban hanya di dekat-dekat kita, kini saatnya membantu saudara-audara kita di pedalaman.

Kita yang bisa membuat mereka merasakan daging qurban,  dari pada di sekitar kita sudah berlebih. Manfaatnya akan lebih terasakan, jika qurban kita bener-bener sampai pada mereka yang membutuhkan.

Atau kamu mau partisipasi untuk pemberdayaan masyarakat? sama baiknya, karena kepedulian akan membanu memperbaiki kondisi masyarakat pedalaman.

Masih penasaran? buka saja web IBM
www.insanbumimandiri.org

29 komentar:

  1. Wuih, perjuangan banget ya ngambil hewan qurbannya... bisa sampai ke dalam hutan, nyeberangi laut. Kalau hewannya ngga ketemu atau hilang, gimana mba?

    BalasHapus
  2. Tabungan kurban ini jadinya memudahkan yah, kurangnya tinggal nambahin dikit2 ga banyak jadinya, insya allah bisa berkurban kan yah

    BalasHapus
  3. Semoga program IBM soal kurban ini bisa berlangsung lama ya Mba. Setuju, lebih pas kalo daging kurban tersalurkan ke masyarakat pedalaman kaya gini, jadi tepat sasaran.

    BalasHapus
  4. Ngga hanya dikota aja yang merasakan, kini dipedalaman pun bisa merasakan nikmatnya qurban sama seperti yang dikota. Semoga semakin banyak yang ikut bergabung dengan program ini

    BalasHapus
  5. ya ampun perjuangan bgt buat menjemput hewan qurbannya.. karena tinggal di kota dan ngeliat hewan2 qurban yg ada di kandang kayaknya ya gampang2 aja kan, ternyata di pelosok yaa ga segampang di kota ya kan

    BalasHapus
  6. aku yang tinggal di desa aja kadang sering merasa kesulitan akses kendaraan untuk mengangkut hewan kurban. Ternyata masih banyak daerah yang lebih terpencil dengan akses yang lebih sulit. mungkin untuk kurban saja mereka gak kepikiran, bnar2 hrus dbantu.

    BalasHapus
  7. Wah gak kerasa ya bu ternyata sebentar lagi menjelang idhul adha aja.. Program dari insan bumi mandiri ini bagus banget, jadi pentaluran hewan qurban bisa lebih merata ke daerah pelosok

    BalasHapus
  8. Iya juga yah... alangkah baiknya jika daging qurban itu langsung bisa di berikan pada orang orang yang benar benar membutuhkan dan memang jarang makan daging.

    BalasHapus
  9. makasih infonya, Mba. Sekarang berkurban pun bisa via online yaa, dan asyiknya daging kurbannya disalurkan pada saudara2 kita di pelosok

    BalasHapus
  10. Iya Mba, di tempat saya juga hewan peliharaan dibiarkan bebas di alam, dan diambil klo butuh, dan emang harus sampai ke hutan dan gunung-gunung, butuh perjuangan.

    Salut saya sama Insan Bumi Mandiri ini karena telah menginisiasi qurban sampai di pedalaman.

    BalasHapus
  11. ahtanpa terasa ya sebentar lagi ibadah quran, dna memang benar, qurban di perkotaan sama pedalaman beda banget, untung ada program ini ya yang peduli dengan qurban di pedalaman

    BalasHapus
  12. Bagus sekali program IBM karena bisa membuat pemerataan terhadap daging kurban yang bisa dinikmati akan oleh penduduk pedalaman

    BalasHapus
  13. Bagus ya programnya jadi tidak menumpuk di satu tempat tapi bisa merata ke seluruh pelosok yg selama ini kurang bisa tersentuh :)

    BalasHapus
  14. menarik sekali ini..saya sendiri tidak pernah mengetahui dan memahami bahwa memang akses di pedalaman yang susah dapat berdampak pada kegiatan berqurban

    BalasHapus
  15. wah menarik nih programnya. Memang benar sih, kalau di perkotaan daging kurban bisa berlimpah. Beda dengan di desa desa, daging kurbannya hanya sedikit saja. Apalagi yang dipedalaman. Semoga semakin banyak orang yang peduli dengan ini...

    BalasHapus
  16. Tak terasa sebentar lagi Hari Raya Qurban. Kalau aku pertama kalinya bakal ngrayain di Cilebut mbak hehe. Semoga IBM senantiasa amanah menyalurkan qurban2 umat ya mbak :D

    BalasHapus
  17. Menarik idenya, dan bisa membantu memberdayakan peternak lokal dan masyarakat sekitar ya

    BalasHapus
  18. Ketika tangan tidak bisa langsung memberikan kebaikan kepada saudara kita yang dipedalaman, makan IBM ini menjadi solusi ya mba, Bismillah

    BalasHapus
  19. Patut diapresiasi nih apa yang dilakukan IBM. Setidaknya menambah daftar solusi agar kurban sampai pada titik titik yang tepat/membutuhkan.

    BalasHapus
  20. Salut buat IBM yang menginisiasi program ini ya mbak. Moga syiar Islam juga makin menjangkau pelosok tanah air aamiin.

    BalasHapus
  21. Ya Allah itu bawa kambingnya sampe nyebrangin laut? Semoga makin banyak yg tergerak utk berkurban lewat IBM. Dan target IBM, semoga tercapai. Aamiin

    BalasHapus
  22. Masyalaah perjuangan IBM luar biasa. Kadang banyak juga tak terpikir lakukan korban di pedalaman padahal kan biar merata juga ya mba sehingga walau lokasi susah diakses tapi bisa menikmati qorban nya

    BalasHapus
  23. Lebih merata untuk masyarakat yang berada di pelosok. Karena Indonesia luas ya jadi bisa banyak dirasakan juga manfaatnya.

    BalasHapus
  24. Semoga target qurban di pedalaman tahun ini tercapai ya.

    BalasHapus
  25. Iya nih Mba Tite aku juga bakal dapat daging kurban dari masjid komplek.. Memang yang kita di kota banyak pemgkirban jadi ikut kebagian juga ya. Semoga ada program ini jadi makin merata kurban di Indonesia..

    BalasHapus
  26. Hal itu terjadi di sekitar rumah Mamaku dan aku juga, banyak keluarga yang bisa dibilang mampu malah mendapatkan jatah yang melimpah, kurang tepat sasaran. Padahal di pedalaman dan pelosok2 sana banyak yang benar2 membutuhkan :(
    Bagus nih programnya dari Insan Bumi Mandiri, semoga dapat ikut berpartisipasi tahun ini, Amiiiin

    BalasHapus
  27. Program menarik seperti ini harus dipertahankan mbak, sayang kalau hanya berlangsung sesaat.

    BalasHapus
  28. Beneran kurban yang teoat sasaran klo ini ya, mba

    BalasHapus