Balita itu, duduk di kursi warung ayam goreng sambil memegang gadget yang berukuran sekitar 9 inci, bahkan tangan mungilnyapun kerepotan memegang gadget itu.
Kuperkirakan mungkin baru duduk di Taman Kanak-kanak. Sejak datang, tak sekalipun kepalanya menoleh, asyik dengan gadget ditangannya, sementara ayahnya sedang memesan ayam goreng.
Selama menunggu ayahnya, gadis kecil itu berganti posisi berkali-kali, dari duduk, telentang, tengkurap, duduk lagi, tengkurap lagi, begitu seterusnya, sama sekali tak tertarik untuk melihat sekelilingnya. Bahkan saat ayahnya berada didekatnya, dia juga tidak sadar, sampai akhirnya tubuh mungilnya diangkat oleh ayahnya, diajak masuk ke mobil.
Kuperkirakan mungkin baru duduk di Taman Kanak-kanak. Sejak datang, tak sekalipun kepalanya menoleh, asyik dengan gadget ditangannya, sementara ayahnya sedang memesan ayam goreng.
Selama menunggu ayahnya, gadis kecil itu berganti posisi berkali-kali, dari duduk, telentang, tengkurap, duduk lagi, tengkurap lagi, begitu seterusnya, sama sekali tak tertarik untuk melihat sekelilingnya. Bahkan saat ayahnya berada didekatnya, dia juga tidak sadar, sampai akhirnya tubuh mungilnya diangkat oleh ayahnya, diajak masuk ke mobil.