Minggu, 04 September 2022

Jadilah Nasabah Bijak, Agar Terhindar Dari Kejahatan Siber

 Di era digital ini, memang mau nggak mau kita mesti mengikuti perkembangannya, karena jika enggak ngikutin kita jelas akan tertinggal, dan nggak bisa apa-apa deh.

Sekarang ini, apa sih kegiatan kita yang enggak pakai teknologi digital? kerja, belajar bisa kita lakukan dengan tetap bera di rumah saja, enggak perlu kita yang datang langsung secara fisik ke pusat belajar atau ke tempat kita kerja.

Mau makan makanan restoran yang kita suka, mau jajan cemilan yang kita suka, dimanapun adanya jajanan itu, bisa kita lakukan tanpa kita beranjak dari kursi.

Apa sih keunggulan teknologi digital ini bagi manusia? banyaklah, sebut saja seperti informasi lebih cepat, nggak perlu jalan ke luar rumah, sekali klik dapat deh inf yang kita butuhkan. Lalu komunikasi yang makin mudah juga berkat teknologi digital.

Ada lagi, efisiensi tenaga, waktu dan biaya karena semua bisa dikerjakajn hanya melalui genggaman tangan kan?. Ada banyak lagi keuntungan yang kita dapat dengan kemajuan teknologi digital.

Namun demikian, sama saja dengan hidup di masyarakat, di dujnia digitalpun ada saja celah kejahatan yang mungkin terjadi.

Sektor perbankan termasuk sektor yang teknologinya selalu berkembang, termasuk saat ini di teknologi digital, contohnya Bank BRI ( Bank Rakyat Indonesia ), salah satu Bank terbesar yang dimiliki pemerintah.

Jasa BRI di dunia perbankan Indonesia tak bisa disangkal, dengan berbagai layanan dan produknya yang terus berkembang.

Aku sendiri sudah cukup lama menjadi nasabah BRI, sejak aku belum menikah dan tinggal di Jawa tengah, hingga sekarang aku nikah dan aku hidup di Bogor, aku masih menggunakan BRI sebagai salah satu andalan dalam menyimpan uang.

Berbagai produk Bank Rakyat Indonesia sebut saja Tabungan Britama, ATM BRI, Kartu Kredit, Kartu Brizzi, dan lainnya.

Keunggulan lain yang dimiliki BRI adalah jaringannya yang sangat luas, mulai dari pelosok pedesaan hingga ke kota-kota besar. Jaringan luas ini terbangun salah satunya karena pengalaman BRI yang panjang.

Kembali ke teknologi digital, yang tetap saja tidak 100% aman dari kejahatan, yang bisa saja kita enggak kenal model kejahatan yang mereka lakukan.

Ada banyak modus yang dilakukan para penjahat perbankan, yuk deh kita coba kenali sebagian modus kejahatan perbankan, karena sebagai nasabah bijak kita sebaiknya tahu modus kejahatannya,  dengan kenal modusnya kita bisa melakukan antisipasi untuk melawannya.

  • Pencurian data 
    Kejahatan dengan modus mencuri data kartu ATM biasa dikenal dengan istilah skimming, yaitu dengan menyalin informasi dengan cara tidak legal. Terkadang juga dilakukan dengan cara mencari tahu PIN ATM/debit dengan menerka-nerka nomor PIN.
    Bahkan kejahatan dengan modus skimming ini bisa dilakukan dengan menempatkan sejenis kamera mikro yang dipasang di sudut yang tidak mencolok.

  • Menyebar virus
    Biasanya penjahat cyber ada yang menggunakan modus dengan sengaja menyebarkan virus, modus inji banyak dilakukan lewat email.

  • Menyusupi sistem
    Modus semacam ini biasanya dilakukan oleh orang yang dekat dengan korban atau minimal kenal dengan korban. Karena menyusup ke dalam sistem hanya bisa dilakukan melalui perangkat, dan dilakukan tanpa seijin korban.

  • Memancing
    Kejahatan dengan modus memancing ini yang paling marak terjadi dan mudah sekali menipu korbannya.
Lalu, apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari kejahatan itu? sebagai nasabah bijak, seharusnyalah menghindari kejahatan itu, pastinya agar nggak mengalami kerugian.

Nasabah bijak, berarti bijak menggunakan berbagai perangkat teknologi digital, by the way, apa saja sih perangkat digital yang kamu miliki? ATM, M Banking, E-Money, ? apapun itu, pastikan semuanya aman dari kejahatan siber.

Ada beberapa tips untuk menghindari kejahatan siber, yuk kita lihat. Dengan menghindari kejahatan siber, bukan hanya melindungi diri sendiri, tapi kamu sekaligus adalah penyuluh digital.

Kenapa? karena saling mengedukasi satu sama lain itu penting saling memberikan penyuluhan agar sama-sama terhindari dari kejahatan siber.


Sumber foto: Twitter @nasabahbijak
  • Waspada
    Kamu pasti pernah kan ada sms ataupun pesan via medsos yang meminta kamu buat klik sebuah link?, modus semacam itu marak lho. 
    Biasanya isi pesannya menarik, dapat hadiah, menawarkan kerjaan mudah gaji besar, dan iming-iming menarik lain.
    Jangan mudah terpengaruh dengan iming-iming karena segala sesuatu yang berlebihan tidak masuk akal, pasti tipuan.

  • Teliti
    Saat kamu transaksi, lakukan dengan teliti, perhatikan rinciannya, detailnya, bahkan sampai angka 0 pun wajib diteliti.
    Lakukan cek dan re cek, cek kembali transaksi apapun yang sedang kamu lakukan, pengecekan ulang penting untuk menghindari kekeliruan.

  • Memilih lokasi ATM
    Aku termasuk yang menghindari lokasi ATM yang sepi, kan ada tuh lokasi ATM yang di sekitarnya nggak ada lalu lalang aktifitas yang ramai. Lokasi ATM yang sepi berpotensi mengndang niat jahat, dan korbannya akan kesulitan mendapatkan bantuan.
    Jangan lupa juga, ketika menggunakan ATM tetap jaga keamanan, selalu tutup tanganmu saat memasukkan PIN mu.

  • Meminimalkan penggunaan WiFi umum
    Pernah menggunakan WiFi umum nggak?, kadang ketika kita butuh banget signal yang bagus untuk memperlancar pekerjaan, tapi signal malah jelek, kita kadang lari ke satu lokasi yang ada WiFi nya, bisa Caffe, bisa restoran, atau tempat nongkrong.
    Nah, ingat ya, jangan gunakan WiFi umum untuk melakukan transaksi perbankan, transaksi keuangan apapun.
    Karena pasti rawan disusupi karena penggunaan WiFi rame-rame begitu semua orang bebas kelaur masuk mengaksesnya.
  • Jaga dompet digitalmu
    Punya dompet digital kan? ada berapa? pasti punya lah, karena dompet digital sangat bermanfaat ketika kita nggak pegang uang cash.
    Kadang bingung kan ya, pas belanja, eh ternyata uang cash nya nggak mencukupi, nah saat itulah manfaat dompet digital kita rasakan.
    Jangan lengah ya, pastikan dompet digitalmu aman, lakukan pengecekan secara berkala, apakah transaksinya sesuai dengan apa yang kamu lakukan.

  • Aktifkan sms dan email notofikasi
    Ini penting sekali, karena dengan mengaktifkan fitur tersebut kamu bisa memantau aktifitas transaksi, seperti keluar masuknya uang, mutasi rekening dan lainnya. Selain itu, mengaktifkan fitur sms dan email bisa meminimalisir transaksi yang dirasa mencurigakan.

  • Menjaga ketenangan berpikir
    Ini yang paling penting, selalu menjaga ketenangan berpikir, sehingga nggak mudah terpengaruh oleh ajakan manis, iming-iming yang menggiurkan, pesan yang memainkan emosimu.
    Dengan ketenangan berpikir, maka kewarasan akan terus terjaga, nggak mudah kena pengaruh yang ujungnya merugikan.
Yuk mari, perbanyak literasi tentang kejahatan siber, bagaimana menghindarinya, dan bantu lakukan edukasi di lingkungan terdekat kamu.
Dengan begitu, kamu adalah seorang nasabah bijak, sekaligus penyuluh digital bagi orang-orang di dekatmu.

2 komentar:

  1. Penggunaan WiFi di tempat umum ternyata bisa membahayakan juga ya, Bun, untuk kejahatan siber ini. Kadang ini nih yg suka lupa.

    BalasHapus
  2. Tampilan blognya sama kayak aku hehehe...
    Lokasi ATM yang paling aku concern. Aku lebih baik ke lokasi ATM yang di bank nya dan kebetulan lokasinya dekat dengan area rumah dan kantor aku, jadi enak

    BalasHapus