Rabu, 20 Desember 2017

MSG Tidak Membahayakan Kesehatan, Jika Digunakan Dengan Tepat

Pernah nggak dengar kalimat kalau penyedap masakan itu bikin bodoh? penyedap itu bikin sakit berat seperti kanker? pasti pernah kan? .

Tapi pernah nggak mencoba mencari infonya, apakah memang penyedap itu benar-benar begitu buruknya hingga menjadi penyebab sakit? pasti jarang, atau malah nggak pernah cari info, percaya aja sama suara di luar sana.


Ternyata banyak mitos yang bertebaran di luar sana yang tidak berdasar sama sekali, karena tentunya tanpa informasi yang tepat tentang -penyedap rasa.





Tanggal 16 Desember 2017, aku bareng kawan-kawan Blogger diundang oleh pabrik Ajinomoto untuk acara Blogger Gathering. Selain talkshow, juga kami diajak jalan jajan ke warung makan yang hidangannya mengundang selera banget deh.

Bapak Fahrurozi selaku Head of PR Ajinomoto menyampaikan keprihatinannya karena sekarang ini sebagian orang mudah menjustifikasi tentang kandungan tak baik dalam MSG yang tak sesuai fakta ilmiah.

Misalnya saja, MSG dihubungkan dengan sindrom restoran Cina, seperti pusing, mual, muntah, dan sebagainya, bahkan dihubungkan dengan penyakit kanker.

Jika disebutkan bahwa MSG menyebabkan penyakit, MSG menyebabkan bodoh itu sebenarnya salah, karena penyakit, kebodohan tidak berhubungan dengan MSG.

Bagaimana mungkin MSG berbahaya, sementara hampir semua Rumah Makan menggunakannya? nggak masuk akal kan? 


Pernah makan di hotel? enak kan masakan d hotel? nah, menurut chef Ari Galih, hampir semua masakan yang dihidangkan oleh hotel-hotel itu juga menggunakan penguat rasa.


Kenapa? karena fungsi MSG adalah penguat rasa, menguatkan, menajamkan rasa yang sudah ada sebelumnya. MSG bukan bumbu utama dalam sebuah masakan.


Selain bapak Fahrurozi, ada DR Diyah Eka Andayani sebagai pakar di bidang gizi, juga chef sohor, chef Ari Galih yang hari itu membagi ilmunya yang ciamik, buat aku dan kawan blogger lain.

Satu lagi, yang bikin kami betah dan suasana hari itu seru, yaitu MC yang mendampingi selama acara berlangsung, Joann Brigita. Hampir semua ucapannya bikin ketawa, bikin suasana jadi segar dan seru.

Dapur Umami yang berada di area lobby kantor AJI-NO-MOTO menjadi tempat bagi kami berkumpul sebelum berangkat menuju destinasi kuliner.

Duuh dapurnya benar-benar bikin betah, selain cantik, peralatan lengkap juga lapang. Jadi berangan-angan, mungkin kalau punya dapur begitu betah ya di rumah, hehe.


Dapur Umami yang lapang & cantik


Foto bareng di halaman kantor AJI-NO-MOTO

Ketemu sama gabus pucung


Lalu kami diajak menuju Warung Mak Dower, dengan menggunakan bus, wih asyik, banget, bayangin ketemu masakan tradisional yang pasti lezatnya. 

Woouw, di atas meja sudah mulai ditata beberapa menu andalan dari Warung Mak Dower, ngeces langsung, ahahah. Bikin tambah nge ces, aku akhirnya ketemu deh sama masakan yang selama ini hanya sering aku dengar.

Ya, gabus pucung saudara-saudara, nama masakan ini sangat familier di telinga aku, bikin penasaran. Makanya senang dong, pas ketemu masakan ini.

Nama masakanya unik, seperti Tulang Jambal Sewot, Jengkol Nampol, Udang Lenjeh, Cumi Lenong, Genjer Centil, dan lainnya. 

Kami disuguhi sayur dan lauk dalam jumlah yang cukup banyak, dan colek aja sedikit-sedikit, bisa rasakan bedanya bumbu yang digunakan memasak.

Semuanya enak, sedap, sampai selesai makanpun masih kerasa bumbunya. Bumbunya kuat, tetapi tidak bikin nek. Ternyata warung ini sejak awal menggunakan MSG Ajinomoto sebagai penguat rasa.

Di Warung Mak Dower, chef Ari Galih demo masak, dengan menu gabus pucung dan pecak bandeng. 



Umami Food Martahon Ajinomoto - Tabloid Bintang
Foto dari nitalanaf.com

Tips chef Ari Galih agar masakan enak


  • Siapkan rempah yang cukup, karena masakan Indonesia kekuatannya ada di rempah-rempah.
  • Menghaluskan bumbu, sebaiknya gunakan ulekan dan cobek, jangan gunakan blender, karena blender tidak memproses dengan pas. Rasa masakan akan lebih enak, jika menghaluskan bumbu dengan cobek.
  • Gunakan MSG di akhir proses memasak
  • Gunakan MSG secukupnya saja -- chef Ari menggunakan ibu jari dan jari telunjuk -- ke dalam masakan. Dengan menggunakan secukupnya, bumbu utama dari masakan itu akan tetap terasa.
Selesai demo masak, kami semua meluncur ke soto Betawi Haji Husen di daerah Jakarta Selatan. Kami sampai di sana siang hari, warung sangat penuh, bahkan untuk duduk harus menunggu pengunjung lain yang sudah selesai makan.

Selesai dari Rumah Makan Soto Betawi, kami menuju ke perkampungan budaya Betawi di wilayah Setu Babakan. 

Tempat ini merupakan sebuah kawasan perkampungan yang ditetapkan pemerintah Jakarta dimaksudkan sebagai lokasi untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Betawi.

Kami disuguhi salah satu tarian khas Betawi, juga mengunjungi para pembatik, yang sedang membatik Betawi yang dikembangkan di sana. Tak lupa pula kuliner khas Betawi seperti kerak telor beserta minumannya yaitu bir plethok menjadi santapan kami di siang yang diguyur hujan.

Gabus pucung


Pecak bandeng


Udang lenjeh
Soto Betawi

Kerak telor

Bir plethok, warna merahnya dari kayu secang

Tentang MSG 


Regulasi di Indonesia juga sudah mengatur, berdasar peraturan menteri kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/88 tentang Bahan Tambahan Pangan disebutkan bahwa Penggunaan MSG sebagai Bahan Tambahan Pangan ( BTP ) penguat rasa diijinkan dengan batas maksimum penggunaan secukupnya ( sewajarnya ).


Dengan regulasi itu, jelas sudah jika MSG itu aman, legal dengan penggunaan secukupnya.


Pernah dilakukan penelitian pada hewan percobaan, bahwa MSG memberikan dampak negatif pada tubuh adalah ketika penggunaannya sangat berlebihan dosisnya.


Dosis tinggi menggunakan MSG tidak mungkin dilakukan manusia, karena secara otomatis akan muncul rasa tidak enak ketika penggunaan MSG berlebihan.



Yuk mengenal umami


Sebagian orang menganggap umami adalah nama produk, termasuk aku menganggap umami adalah merk. Ternyata kita salah, ahaha, umami merupakan salah satu komponen pembentuk rasa.


Kita tahu kan, ada rasa manis, asin, asam, pahit, nah, ternyata setelah 4 rasa utaa itu, ada rasa yang ke 5, yaitu umami. Apa umami? , kita mengenalnya dengan rasa gurih. Umami menempati urutan ke 5 dari 5th Basic taste


Penjelasannya begini, kalau rasa manis menggambarkan sumber energi, asam mendeskripsikan belum matang atau rusak, pahit menjadi penanda adanya toksit, asin menjadi penanda adanya mineral, maka umami adalah sumber protein. 


Jadi Umami adalah rasa gurih, rasa yang sering kita cari pada setiap masakan. Kelebihan Umami menjadi sumber protein, yang terdapat pada glutamat, inosinat dan guanilat.


Sebenarnya kita sering lho ketemu umami di beberapa bahan pangan. Rasa umami ini sudah meningkat, akibat fermentasi misalnya kecap ikan, disebabkan pematangan seperti keju, perebusan misalnya kaldu, lalu penambahan bumbu seperti MSG dan terasi. 


Umami baru ditemukan oleh Prof. Kikunea Ikeda pada tahun 1908, karena rasa umami bersifat halus, bercampur dan tertutup rasa lain ( terutama asam ) serta berkombinasi dengan garam seperti sodiom atau potassium.


Bener juga, rasa gurih memang beda dengan empat rasa dasar lain, baru ngeuh sekarang, ternyata itulah umami si rasa yang ke lima. Rasa yang dominan ada pada umami, adalah glutamat.



10 hal tentang glutamat


  1. Glutamat adalah bentuk rasa umami - rasa dasar kelima, yang paling murni. Reseptor rasa umami memiliki afinitas yang khusus terhadap glutamat bebas.
  2. Kita mengkonsumsi 10 -20 gram glutamat setiap hari dari berbagai bahan pangan, dimana diantaranya hanya kurang dari 10 persen yang berasal dari bumbu ( seasoning ).
    Jadi, sebenarnya kita ini sudah mengkonsumsi glutamat setiap hari, dalam makanan kita.
    Bahkan protein dalam ASI, memiliki kandungan asam glutamat sekitar 50 persen. Tuh kan, manusia itu sejak bayi sudah konsumsi glutamat, jadi nggak benar kalau glutamat bikin sakit.
  3. Monosodium glutamat tidak membawa sesuatu yang baru dalam diet, komposisinya hanya terdiri dari garam sodiom dan asam amino penyusun protein.
  4. Tubuh memperlakukan glutamat dengan cara yang sama, baik glutamat yang berada dalam bahan pangan, maupun glutamat yang ditambahkan sebagai penyedap.
  5. Glutamat sangat penting untuk mendukung metabolisme tubuh. Sebagian besar glutamat yang kita konsumsi, digunakan sebagai bahan bakar sel dalam sistem pencernaan.
  6. Meningkatkan rasa umami dalam pangan, dengan cara meningkatkan kandungan glutamat bebasnya. Dapat mengurangi penggunaan garam dan lemak, namun rasa tetap nikmat.
  7. Mengganti garam dapur dengan monosodium glutamat, dapat mengurangi kandungan sodiom dalam resep. Karena MSG hanya mengandung sepertiga sodium dibandingkan sodium yang ada pada garam dapur.
  8. Hanya dibutuhkan penambahan sedikit glutamat untuk mengoptimalkan rasa umami. Penggunaan lebih banyak sebenarnya tidak berbahaya, namun sama halnya dengan garam, jumlah yang berlebihan biasanya menimbulkan rasa tidak enak.
  9. Berbagai penelitian independen seputar penggunaan MSG telah dilakukan dan direview secara luas. Semua hasilnya menunjukkan bahwa ingredien tersebut aman untuk digunakan.
  10. Banyak penelitian yang dilakukan GAGAL membuktikan secara ilmiah, isu yang menyebutkan bahwa MSG membahayakan kesehatan.

Sertifikat halal AJI-NO-MOTO dari MUI 


Pak Fahrurozi memberikan paparan tentang AJI-NO-MOTO, bahwa AJI-NO-MOTO terbuat dari tetes tebu pilihan, melalui proses fermentasi, dan proses yang sama ini juga dilakukan pada pembuatan kecap, kju atau tape.


Glukosa yang terdapat pada tetes tebu diubah oleh mikroba secara fermentasi menjadi asam glutamat.


Nah, asam glutamat inilah yang diubah menjadi kristal MSG yang dimurnikan sehingga berbentuk kristal murni yang siap dijual.


Proses yang terjadi setelah didapatkan asam glutamat, adalah proses yang umum yang juga dilakukan pada proses pembuatan gula pasir atau minyak goreng. 


Berbagai penelitian sudah dilakukan oleh para ahli mengenai keamanan MSG oleh para ilmuwan, sehingga badan-badan kesehatan di seluruh dunia mengakui bahwa MSG adalah bahan yang aman dikomsumsi dan tidak memiliki efek samping.


AJI-NO-MOTO diproduksi di Jepang pertama kali tahun 1909. Sementara di Indonesia ada pada tahun 1969. AJI-NO-MOTO sudah memiliki sertifikat Halal MUI serta ijin dari BPOM.


AJI-NO-MOTO sudah digunakan di 100 negara lebih, jadi konsumsi AJI0NO-MOTO aman, silahkan digunakan dengan takaran yang secukupnya.


MSG boleh kita konsumsi dengan takaran sebanyak 2 - 5  mg, atau maksimal 1 sdt, dalam waktu sehari, ingat ya jangan dikonsumsi melebihi takaran itu, untuk kesehatan badan kita. 


Acara ini keren, karena aku dapat ilmu yang membuka mataku tentang hal yang sehari-hari aku hadapi, tentang masakan. Terus senang karena diajak petualangan kuliner, sama Chef yang tak asing lagi. 


Apresiasi aku buat penyelenggara even ini, karena apapun itu informasi yang tidak benar harus diluruskan.



AJI-NO-MOTO

FB Page: ASLI Masako
Instagram: @DapurUmami.id
Twitter: @DapurUmami


Tabloid Bintang Indonesia
FB Page: Tabloid Bintang Indonesia
Instagram: @BintangTabloid
Twitter: @BintangtTabloid


Warung Mak Dower
Jl. Pemuda No.72, Jati, Jakarta Timur
Instagram: @WarungMakDower

Soto Betawi Haji Husen
Jl. Padang Panjang No. 6C Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.



Sumber referensi :
-Leaflet Umami & Glutamat
-Leaflet The Fifth Basic Taste
-Web site www.ajinomoto.co.id


51 komentar:

  1. Waah... acaranya keren sekali, bisa masak bareng gitu.
    Dan memang benar, MSG itu gak berbahaya kalau penggunaannya sesuai aturan. Selain itu, enggak bikin bodoh, karena memang bahannya juga dari tumbuhan alami, yaitu tebu. Sudah saatnya kita mengerti dan tahu ya, MSG enggak berbahaya kalau sesuai aturan, justru bikin masakan makin leezaaaat ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes mba, apapun itu, yang penting proporsional ya

      Hapus
  2. Nah yang suka pitnah MSG baca ini y dulu hahaha...sesuatu kalau yang berlebihan emang ga baik y mba termasuk penggunaan MSG ada takarannya juga :) acaranya keren ni mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, nih mba, jadi tau tentang MSG dari sumber yang bener

      Hapus
  3. Setuju, kayaknya kalo mau MSG-free ya mesti masak sendiri deh. Lagian gak masalah kok pakai MSG untuk masakan. Asal jangan kebanyakan. Secukupnya aja. Udah cukup menambah rasa :)

    BalasHapus
  4. senangnyaa ikut acara ini selain makan enak dapat pencerahan tentang msg safety :)

    BalasHapus
  5. Yuhuuu... jika makanan utama aja kita tetap nggak boleh berlebihan, apalagi menggunakan penguat rasa atau MSG ya, Bun. Yang terpenting tetap harus diperhatikan takaran maksimalnya dalam sehari ya. :)

    BalasHapus
  6. Pengen ikut acara ginian deh, kalau ada lagi. 😀

    BalasHapus
  7. Asyik deh mba klo udah tau takarannya ya. Selama ini takut gitu klo pakai msg..
    aku paling berkesan di pecak bandeng mak dower deh :)

    BalasHapus
  8. Acara yang sangat keren. :D Menurutku, sah sah aja kok emang pakai MSG, asal pas takaran. :D

    BalasHapus
  9. Segala hal klo berlebihan emang ga baik ya mba. Tp kalo kebanyakan mecin secara otomatis badan kita nolak koq dengan ngeluarin sinyal rasa yg ga kita sukai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tuh, aku kadang alami kalo disuguh makan, ada rasa nggak enak

      Hapus
  10. Kata MSG, "Kan gw ga ngapa2in elu, kenapa gw dimusuhi?" hahahaha

    BalasHapus
  11. Iya ya mba, gunakan secukupnya. Kalau maaknan dirasa sudah pas ya ga perlu pakai MSH.Ga wajib pakai MSG dan jangan salahkan MSG.

    BalasHapus
  12. takaran yg pas...sesuai selera...toh ga bisa banyak, krn kalao kebanyakan pan jd malah ga enak hehee.... informatif

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, pernah aku makan nasi rasanya pahit, mungkin kebanyakan ya

      Hapus
  13. MSG itu pilihan klo gak mau pake jg gpp tp kalau dirasa masakannya kurang sedap ya bisa ditambahkan MSG tentunya dengan kadar yang sesuai selera. yang penting bumbu dasarnya dibuat enak dulu ya mba hehe..

    BalasHapus
  14. Yahhhh kemarin aku nggak nyobain itu gabus pucung... ngobrol spal MSG kemarin bikin saya ngerubah cara masak.. biasanya pake MSG di awal masak sekarang di akhir masakan

    BalasHapus
  15. Bener, bun. MSG bukan bumbu masak tapi hanya sebagai oenguat rasa dari bumbu2 yang sudah enak. Yang bikin enak itu ya bumbu rempahnya ya.

    BalasHapus
  16. Segala sesuatu memang harus digunakan dengan tepat. Termasuk MSG pun, asalkan tepat malah bagus, ya :)

    BalasHapus
  17. Aku baru ngeuh juga lho soal umami itu. Baru tahu kalau ada pula rasa dasar yg kelima, umami. Macam Pancasila aja. Hahaha. Aku pikir umami itu brand lain dari Ajinomoto

    BalasHapus
  18. yang bilang mecin bikin bego, kayaknya mesti belajar lagi yang bener deh. salah baca bukan disumber yang tepat makanya salah kaprah..hhihihi...

    BalasHapus
  19. semoga setelah ini, masyarakat makin aware ya, enggak ngecap seenaknya kalau msg bikin bodoh y

    BalasHapus
  20. Warung Mak Dower bikin nagih. Sayur asem, jengkol, udang dan cumi nya mantab. Tentu semuanya ditambah MSG Ajinomoto. Penyeimbang rasa.

    BalasHapus
  21. suka banget sama makanan yang mak dower ini, cocok di lidah hehe. bunda fotonya bagus-bagus :)

    BalasHapus
  22. Kapaaan ya pengen mencoba Food Marathon Umami karena lihat dari foto fotonya teryata enak bangeet. MMmh semuanya kalau berlebihan yang tak baik ya mbaa

    BalasHapus
  23. wah enaknya mba tite diajak jalan2 dan makan-makan gini yaa...

    BalasHapus
  24. Tips agar masakan enak dari chef galih oke bingits mba.. coba ah, semoga hasil masakanku seenak masakan chef galih

    BalasHapus
  25. Infonya lengkap. Jadi ngga waswas lagi deh pakai MSG, asal takarannya tepat yaaa

    BalasHapus
  26. Jd lebih tau sama si ajinamoto ini mak.tq ya

    BalasHapus
  27. wah thanks infonya yahhh

    micin mana micin

    BalasHapus
  28. Thank's infonya mbak. Jadi nambah lagi ilmu, selama ini saya mah gak pakai takaran pasti, suka2 aja, kadang kl buat gulai lbih sukanya sedikit dilebihkan dari biasa :D

    BalasHapus
  29. Duuh wisata kulinernya menggoda banget mak tite. Enyaak

    intinya pakenya seperlunya dan secukupnya aja ya mak tite. noted

    BalasHapus