Selasa, 26 Maret 2024

Spesial HokBen, Menu Baru HokBen Khusus Bulan Ramadhan 2024


Entah sudah berapa  purnama, enggak kehitung lah, haha, saking lamanya aku enggak ngevent, mungkin kalau globalnya sih sejak pandemi, woow, lama banget,

Makanya girang dong ketika ada yang ngajakin ngevent, mana sambil bukber lagi, kan syedaap tuh,

Iya, event kali ini kesempatan aku refreshing dari rutinitas, sekali-sekali melepas rutinitas, tokh juga aktifitas yang membawa manfaat.

Setelah bercommutter line lalu dilanjutkan naik Trans Jakarta, sampai juga di Mall Atrium Senen, dan gerai HokBen ada di lantai 1.

 Ruangnya lapang, dekorasinya indah, cerah khas Jepang dan tempatnya juga nyaman, disediakan juga satu ruang khusus untuk acara kelompok, keluarga, atau komunitas.

Nah, kamu suka bingung nggak kalau mau bukber? mau makan apa ya, dimana yang makanannya enak tapi harga enggak ngetok kepala, haha.

Selain menu, mikir juga, dimana sih yang tempatnya mudah dijangkau?, cukup luas buat bukber ? namanya juga bukber, kan pasti butuh tempat yang luas kan, enggak seru kalau tempatnya nggak nyaman.

Nah, pasti HokBen jawabannya, karena selain tempat yang nyaman, pilihan menunya kan variatif dan enggak monoton, dan semuanya enaaak.

Terus, menu spesial Ramadhan HokBen juga menyajikan makanan pembuka, atau yang biasa kita sebut takjil. Takjilnya manis, segar.

Bagaimana dengan harganya? nggak usah kuatir lah, dengan menu yang sangat lengkap, tetap disajikan dengan harga bersahabat, alias, bisa kok makan enak tapi enggak menguras dompet, bisa banget.

Yuk, kita lihat menu spesial Ramadhan nya

Spesial Bento Ramadhan 1, isinya Beef Teriyaki, Umakara Chicken, Tsumire Soup, Nasi, Salad dan Teh Botol Sosro, dengan harga 70.000/nett



Spesial Bento Ramadhan 2, berisi Chicken Teriyaki, Cirry Minche Ball, Tsumire Soup, Nasi, Salad dan Teh Botol Sosro, dengan harga 58.000/nett



Spesial Bento Ramadhan 3, isinya Butter Miso Beef, Egg Chicken Roll, Tsumire Soup, Nasi, Salad dan Teh Botol Sosro, harga 70.000/nett



Spesial Bento Ramadhan 4, terdiri dari Chicken Katsu, Torri Ball,Creamy Ebi Korokke, Tsumire Soup, Nasi, Salad dan Teh Botol Sosro dengan harga 58.000/nett.



Oh ya, banyak kan di antara kalian yang suka berbagi di bulan Ramadhan? pasti banyak, karena bulan Ramadhan saatnya kita menambah perbuatan baik,

Nah, HokBen hadirkan paket Share to Love, Love to Share, mulai dari harga 26.000/nett, kapan lagi bisa berbagi dengan menu yang enak, membahagiakan sesama dengan senang.

Atau jika kamu enggak ada waktu, sibuk mungkin, Hok Ben juga siap kok mengantarkan pesanan berbagi kamu misal ke Panti Asuhan, atau tempat lain.

Gimana teman-teman? oke banget kan?, oh ya, ketika bukber di HokBen kemarin, aku pilih menu yang nomor 4, karena lagi pengin makan chicken katsu, hehe.

Ternyata aku enggak salah dong, chicken Katsunya kriuk, renyah di luar dan ayamnya empuk bumbunya berasa, enak deh.

Supnya juga seger dan bakso ikan aku sebutnya, bakso ikan di dalamnya enak banget, kerasa nendang.

Saladnya jangan tanya, salad hokben itu favorit aku, sampai kadang suka cari-cari menu gimana bikin dressing salad ala-ala HokBen. haha.

Oh ya, aku waktu itu kebagian makanan pembukanya es kacang merah, duh enak, seger dan manisnya pas, selain ada makanan pembuka lagi seperti bubur mutiara.

Jangan kuatir ya, menu spesial Ramadhan ini nggak hanya ada di Jakarta lho, tapi ada di seluruh gerai HokBen di Indonesia, selain di kota Bandung.  

Gerakan DAURI dari HokBen

Pada tahun 2023, HokBen berkolaborasi dengan PT Sinar Sosro dan Tetra Pak mengkampanyekan sebuah gerakan yang disebut DAURI, sebuah gerakan untuk mendukung prinsip reduce, reuse dan recycle.

DAURI ( Daur untuk Negeri ) merupakan gerakan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendaur ulang segala bentuk kemasan makanan atau minuman di kalangan konsumen.

Program pelestarian lingkungan ini bertujuan untuk Indonesia dan dunia yang lebih baik, lebih hijau.

Melalui gerakan DAURI ini diharapkan dapat menyentuh kesadaran masyarakat, khususnya konsumen makanan dan minuman kemasan sekali pakai.

Khusus HokBen, kampanye DAURI ini juga dilakukan dengan cara memberikan reward pada konsumen, pelanggan HokBen.

Di 100 store HokBen di seluruh Indonesia sudah disediakan drop box untuk menamppung sampah bekas makan dan minum konsumen.

Mulai dari gelas plastik, sendok plastik, wadah take away, dan Teh Sosro yang bertanda HokBen diharapkan dibuang di drop box yang sudah disediakan itu.




Bagaimana Caranya?

Menariknya, pelanggan termasuk kamu bisa banget partisipasi langsung di gerakan cinta lingkungan ini. 

Kita akan diarahkan oleh karyawan store HokBen ketika kita memasukkan ke drop box sesuai dengan klasifikasi yang sudah ditentukan, ada mika, sumpit, kemasan teh Sosro, gelas plastik dan lainnya, pastinya dalam kondisi bersih ya.

Setelah scan barcode Dauri nanti akan diinput jumlah sampah yang kamu buang,  bisa ditukar dengan poin, dan maksimal bisa ditukar dalam jangka waktu 1 bulan.

Penukaran akan dihitung 1 poin untuk sepasang sumpit, kemasan teh Sosro berlogo Hokben, mika, gelas plastik.

Kamu bisa kumpulkan poin itu untuk ditukar dengan merchandise dari HokBen.

Untuk 25 poin, kamu akan dapatkan phone holder yang terbuat dari limbah sumpit, 50 poin bisa ditukar dengan notes book, 75 poin bisa ditukar dengan pake Hoka dan 100 poin bisa ditukar dengan Simple Set Chicken Teriyaki, wih asik kan.

Dengan begitu para konsumen sudah membantu gerakan  DAURI, membantu negeri dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik. 

Karena sampah yang ada di dalam drop box tersebut akan di daur ulang untuk dijadikan benda lain yang bermanfaat. Dalam hal ini Hok Ben sudah mendaur ulang sampah makanan itu menjadi seperti phone holder, roster dan lainnya.

Yuk buruan, ikutan, kapan lagi makan enak dan harga ramah di kantong, sambil partisipasi peduli pada lingkungan.

Untuk berbakti pada negeri bisa dengan banyak cara kan, yuk, yuk segera kunjungi Store HokBen yang terdekat dengan kamu.




Selasa, 19 Maret 2024

Mencoba Menulis Kembali

 Waah, blog ini sudah lama enggak aku tengok, mumpung bulan puasa, ada waktu agak longgar lah, jadi buka blog, meskipun entah mau nulis apa, haha.

Apakabar teman-teman? sehat dan tetap semangat ya. Entah sudah berapa banyak momen besar yang terlewatkan yang enggak bisa ditulis di blog. Itulah kalau hanya mengandalkan perangkat yang biasa digunakan saja, seperti laptop.

Kebiasaan menulis mestinya fleksin]bel ya, lentur, apalagi jaman sekarang teknologi sudah canggih begini.

Seperti membiasakan menulis dengan apa saja, enggak harus dengan laptop juga mestinya bisa, misal nulis via handphone. Sayangnya, aku belum terbiasa, tepatnya belum membiasakan untuk nulis lewat handphone.

Kenapa?, ya karena buat aku agak kurang leluasa saja sin nulis pakai handphone. Makanya aku salut sama teman-teman yang nulis pakai handphone, karena itu butuh effort yang lebih dibanding nulis pakai perangkat yang lebih besar.

Nulis pakai handphone tentu akan lebih produktif, bisa kapan saja, di mana saja dan sedang aktifitas lainpun mungkin bisa, kan benda kecil dan selalu nempel di bawa kemana saja hampir oleh semua orang.

Ini sih maksutnya pemanasan, agar bisa produktif lagi nulis, karena sejak kecil biasa nulis tiap hari.

Nulia apa lagi?, iya, nulis buku harian, sampai aku kuliah juga masih nulis buku harian. karena serasa semua mua hala, semua kejadian pengin ditulis di sana.

Penginnya sih nuis blog kayak nulis buku harian gitu, rutin, indah, mengalir selaras dengan peristiwa yang terjadi, itu penginnya ya, cuma faktanya pasti beda lah, karena ada banyak hal yang mesti dilakukan dalam hidup ini, ciee.

Ternyata ya, memang nulis itu nggak bisa ujug-ujug nulis jika mau tulisannya itu dengan tema yang tersusun rapi.

Tetapi menulis dengan mengalir saja sebenarnya justru lebih mudah karena yang ditulis adalah apa yang sedang dialami saat itu, masalahnya, nggak selalu apa yang sedang dialami, memungkinkan untuk ditulis langsung.

Oh ya apa kegiatakn kalian di bulan puasa ini? kalau aku sih rutin, siapin masakan buat buka dan sahur bagi orang rumah, dan nyaris nggak ada kegiatan di luar sih.

Oh ya, aku sesekali juga ikut nimbrung sama beberapa orang yang jualan makanan berbuka, iya jualan takjil, itu jika waktunya memungkinkan, kalau enggak ya enggak ada kegiatan.

Puasa kali ini, aku hanya merasa lebih mengendap saja dibanding puasa-puasa sebelumnya, lebih tenang meskipun situasi sedang tak baik-baik saja.

mungkin perjalan usia, perjalanan hidup juga yang mengajarkan begitu, di tambah vibrasi bulan puasa sebetulnya memang hening, lebih memungkinkan untuk bisa merenung banyak hal.

Mengendap jiwa maksutnya, pengaruhnya kemana? kemana-mana sih, selain lebih tenang dihadapkan pada situasi sulit, juga ngaruh ke soal makan.

Dahulu kalau berbuka selalu pengin makanan ini dan itu, tapi sekarang sudah nggak terlalu ngoyo nyiapin yang beraneka macam jajanan atau lauk, biasa saja hampir enggak beda dengan hari-hari biasa.

Dah ah, segini dulu hari ini, pemansan tangan dan pikiran biar bisa nulis lagi dengan rutin, dan pastinya membawa manfaat, kalau tokh belum ada manfaatnya buat orang lain, setidaknya bisa buat diri sendiri.