Rabu, 05 November 2014

EMPAT GEJALA DAN PENCEGAHAN VIRUS EBOLA

Penyakit Ebola, atau penyakit virus ebola, akhir-akhir ini marak dibicarakan di media massa, terlebih setelah ada warga negara Indonesia di kota Kediri Jawa Timur, ditengarai terjangkiti virus ini. Di negara-negara  Afrika, virus ebola menjadi virus yang sangat mematikan dan mewabah di tahun 2014 ini.
Disebut dengan nama virus ebola, karena virus ini terutama sekali menyerang di Afrika tengah, di tepian sungai Ebola. jadi nama virus diambil dari nama sebuah sungai di Afrika.


Sekilas tentang virus Ebola.
Wabah Ebola paling buruk sepanjang sejarah, sejauh ini telah menewaskan lebih dari 2.400 orang dan menjangkiti sekitar 5000 orang, data ini dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. 

Margaret Chan, Kepala WHO menyampaikan pada konferensi persnya bahwa hingga bulan september 2014, ada 4.784 kasus, dengan jumlah kematian diatas 2400. Informasi ini disampaikan oleh kantor berita AFP, Jumat (12/9/2014).


Penyakit virus ebola (EVD) juga disebut dengan  demam berdarah Ebola (EHF) merupakan  penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus ebola. Adapun gejala yang biasa muncul pada penderita virus ebola ini adalah:

1. Timbulnya demam
2. Sakit temggorokan dan sakit kepala diikuti dengan nyeri-nyeri pada otot
3. Gangguan pada saluran  pencernaan, seperti mual, diikuti muntah, dan fungsi ginjal dan lever yang menurun.
4. Timbulnya pendarahan

Sebab-sebab dan diagnosis
  • Dimungkinkan didapatkan virus melalui kontak dengan darah atau caian tubuh hewan yang kena infeksi ebola ( hewan-hewan ini biasanya monyet atau kelelawar.
  •  Kelelawar melalui buah yang dimakannya, diyakini memungkinkan membawa sekaligus menyebarkan virus.
  • Ketika sudah menjangkiti seseorang, maka kemungkinan besar akan cepat sekali menyebar pada yang laiinya.
  • Penularan lain, bisa melalui sperma, sekalipun orang tersebut sudah tidak terjangkiti virus. Penularan ini bisa menular, dalam masa dua bulan sejak orang itu terjangkiti.
  • Agar lebih pasti, maka sampel darah harus diuji untuk antibodi virus, dan virus itu sendiri.
Pencegahan Ebola
Pencegahan timbulnya penyakit virus ebola, pada umumnya dilakukan secara menyeluruh
  • Mengurangi penyebarannya dari hewan, seperti babi, monyet yang kemungkinan terkena infeksi, berdasarkan pemeriksaan.
  • Jika ditemukan hewan yang terkena infeksi, harus dimatikan dan dibuang dengan benar.
  •  Memasak dan mengolah daging dengan benar atau terjaga kesehatannya, diantaranya dengan mencuci daging sampai bersih benar.
Saat ini, pengobatan penyakit secara tepat belum ditemukan, upaya-upaya pengembangan vaksin belum membuahkan hasil sesuai harapan.  

Sumber tulisan Google





8 komentar: