Minggu, 28 Desember 2014

Kisah Ketabahan Survivor Kanker


Betapa terkejutnya perempuan ini, setelah dia melewati proses pemeriksaan yang panjang, mulai pemeriksaan fisik, cek darah lengkap di laboratorium, dan pemeriksaan yang laiinya, dia harus mendengarkan sendiri, apa yang sesungguhnya terjadi pada tubuhnya. 

Dokter spesialis yang memeriksanya, menyampaikan dengan hati-hati bahwa dia menderita kanker tyroid stadium lanjut dan kanker tersebut sudah bermetasis atau menyebar ke tulang punggung. Siapapun orangnya, berita ini bukan berita yang menggembirakan, dan akan menimbulkan rasa kaget, takut, sedih, bahkan putus asa.


Demikian juga dengan perempuan ini, dia sangat tidak menduga  kalau  flu dan batuk yang akhir-akhir sering mendatanginya, ternyata adalah gejala sebuah penyakit yang mengerikan, penyakit kanker, yang mendengar nama kanker  saja, orang sudah takut.  


Setelah melewati masa-masa stresnya, perempuan ini segera menyadari jika dia tidak boleh berlarut-larut tenggelam dalam kesedihan dan penyesalan yang berkepanjangan. Keesadaran bahwa di tidak hidup sendirian, dia memiliki keluarga, saudara, dan kawan-kawan yang membthkan kehadirannya membuatnya bertekad untuk segera bangkit dari keterpurukan.


Tri Wahyuni  Zuhri namanya, survivor kanker ini, alih-alih berdiam diri saja menjalani pengobatan, dan meratapi penyakit ganasnya, tetapi justru sebaliknya. Penyakit yang dideritanya bukan membuatnya untuk terus bersedih hati, tetapi penyakit itu bahkan memberikannya inspirasi.


Mulailah dia mencari informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber, baik dari buku, dari dokter-dokter yang menangani penyakitnya dan dari berbagai pihak yang membuatnya menjadi semakin memahami penyakit kanker. Dia justru mempelajari bukan hanya kanker tyroid saja, tetapi berbagai jenis kanker, yang terutama banyak menyerang para perempuan.


Dia ingin menjelaskan pada dunia bahwa kanker tidak akan mampu menghalangi seseorang untuk berkarya dan berprestasi selama orang itu mau bekerja keras dan bersungguh-sungguh focus pada hal-hal yang positif.


Sosok Tri Wahyuni Zuhri adalah sosok survivor kanker yang penuh inspirasi, rasa sakit yang amat sangat dan harus selalu dilawannya membawanya menjadi sosok yang aktif, dengan mobilitas tinggi dan menghasilkan banyak karya, terutama di dunia kepenulisan, baik karya antologi, tulisan yang dimuat di media massa dan sebagainya. Tentu  ini  hal yang sangat tidak mudah dilakukan, namun jika seseorang bersungguh-sungguh, tidak ada yang tidak mungkin.


Salah satu karya monumentalnya adalah sebuah buku yang berjudul Kanker Bukan Akhir Dunia, sebuah buku yang layak dibaca oleh siapa saja yang ingin tahu tentang penyakit ganas itu.
Dalam buku ini juga dijelaskan tentang jenis kanker yang lain, terutama kanker yang menyerang kebanyakan perempuan, seperti kanker payudara, kanker servik, dan lainnya. Buku yang bisa menjadi pengetahuan bagi siapapun yang ingin mengetahui tentang kanker, gejala kanker, pengobatan kanker dan sebagainya. Buku ini berisi panduan bagaimana cara menghadapi kanker, makanan yang sehat, juga kisah-kisah yang penuh inspirasi tentang para survivor kanker.
Buku yang layak menjadi tambahan wawasan bagi siapa saja terutama kaum perempuan. Kenapa terutama perempuan? karena perempuan rentan terhadap penyakit kanker.



Tri Wahyuni Zuhri, sekarang juga aktif bergabung di komunitas-komunitas support kanker, dan dia juga aktif memberikan edukasi tentang kanker kepada masyarakat luas, karena kejadian yang menimpanya memberinya pelajaran. Bagaimana agar masyarakat khususnya para perempuan lebih cepat mengenali gejala-gejala kanker dan  lebih cerdas bertindak dalam menghadapi kanker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar