Minggu, 02 Juli 2017

Mudik Untuk Mengobati Rindu

Di Indonesia, lebaran selalu identik dengan mudik, karena sudah menjadi ritual masyarakat perantauan jika lebaran haruslah kembali ke kampung halaman, bertemu dan bersilaturahmi dengan sanak kerabat.

Biasanya mereka yang mudik memang yang jarang memiliki kesempatan untuk bertemu dengan kerabat di hari-hari biasa. maka mudik menjadi suatu hal ayng menyenangkan.

Sama dengan yang lain, akupun senang saat bulan puasa berakhir, karena kebayang suasana kampung halamanku yang ndeso, hehehe. 


Salah satu yang bikin kangen

Hanya, lebaran tahun 2017 ini aku mudik di waktu yang tidak lazim, yaitu di H plus 10 atau bahkan 11, hehe. Kenapa? karena lebaran tahun ini aku harus jaga rumah dulu, agntian sama ibu mertuaku.

Ibu mertuaku baru pergi ke Padang, dan beliau paling menghindari rumah dalam kondisi kosong. Dalam banyak kesempatan selalu wanti-wanti, rumah jangan kosong, kata beliau tidak enak.

Ada rasa kosong

Serasa ada yang kosong memang bagiku, ketika sampai hari ini aku belum bisa mudik, bener. Meskipun di kampung halamanku sana sudah nggak ada orang tua, hanya ada kakak dan adikku, namun saat mudik menjadi istimewa setelah domisiliku sekarang jauuuuh di tanah pasundan.

Tapi rasa sedih, rasa kosong belum mudik bisa aku pupus dengan niat berbagi juga, Mudah-mudahan dengan tertundanya aku mudik, ibu mertuaku bisa menikmati jalan-jalannya dengan senang dan tenang, tidak kepikiran rumah terus.

Selain itu rasa lelah setelah puasa juga sudah berangsur hilang, ketika aku mudik jauh dari lebaran, jadi semoga mudik jauh dari lebaran bodi lebih fresh.

Saat aku nulis ini, aku belum mudik lho, hehehe, masih beres-beres rumah, cci baju juag setrikaan yang menumpuk butuh ditangani. Bibi yang biasa bantuin setrika belum masuk, jadi sebagian disetrika sendiri.

Langit pagi hari

Hijaunya sawah

Membayangkan berburu kuliner ndeso

Satu lagi keuntungan pulang mudik jauh dari lebaran adalah, sudah selesainya menu lebaran, yang bikin lambung sakit. Masakan serba santan, bagi orang se usia aku sebenarnya sudah mesti dikurangi, makanya waktu lebaran, aku tetap saja makan yang tidak terlalu banyak santan.

Nah, di kampung halamanku nanti, kesempatan untuk berburu kuliner ndeso, pasti bisa kulakukan, dan dijamin aku tak akan jumpa dengan masakan lebaran, hehehe.

Jadi, meskipun mudik jauh dari hari lebaran, tetap saja aku senang, karena kehidupan di kampung halaman pasti sudah berjalan normal, tidak kesulitan mencari kuliner masa kecil yang dulu sering kunikmati.

Lalu, jika mau pergi ke tempat wisata, harapanku sudah tidak semacet dan seriuh saat libur lebaran. jadi, kubayangkan aku bisa menukmati pemandangan tanpa harus berdesakan dan berebut sama orang lain.

Mudik, tetap saja mudik, ritual tahunan yang menyenangkan, sekaligus kadang bikin sedih, karena sudah tidak ada orang tua lagi. Ziarah ke makam bersama kakak dan adikku, juga menajdi pengobat rindu terhadap kedua orang tua aku.




19 komentar:

  1. desanya hijau ya , memang suasana pedesaan enak ay, gak enak gak ada mallnya saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, kalo mau ke Mall harus ke Semarang atau ke Jogja.

      Hapus
  2. cantik bgt pemandangannya! layak untuk dirindukan :)

    BalasHapus
  3. Semoga mudiknya lancar. Iya mba, kalau lagi mudik, pasti nyari makanan khas daerah. Seperti pengobat rindu.

    BalasHapus
  4. Aduhhh gunungnya memukau, aku kalo berada di situ betah kayanya mbak

    BalasHapus
  5. seger deh mata ketika mudik lihat yang hijau hijau.

    BalasHapus
  6. Asik mba punya kampung. Besok besok ajak Mpo ya ke kampung. Maklum aja Mpo asli jakarta.

    BalasHapus
  7. Senangnya mbak bisa mudik, saya tahun ini gak bisa mudik :(

    BalasHapus
  8. Beneeer, ibu saya juga nggak boleh tuh kalo rumah kosong. Setidaknya harus ada 1 orang yang di rumah untuk jaga rumah.

    BalasHapus
  9. Semoga mudiknya lancar ya mbak. Dan hati-hati di jalan./

    BalasHapus
  10. Kuliner di kampung itu memang enak banget. Kalau pulang kampung, saya selalu makan ikan bakar di satu kedai dan pastinya rendang ayam mama saya :D

    BalasHapus
  11. enak mudik H+, ga pake macet. Eh mudik kemana sih mba?

    BalasHapus
  12. Emang enak kalo lagi mudik bawa banyak uang plus jalan-jalan sama keluarga walaupun hanya dipekarangn rumah... serasa dikampung halaman deh....

    BalasHapus
  13. emang bener mba kalo mudik itu mengobati rasa rindu, waduh jadi pingin pulang kerumah lagi nih bertemu dan berkumpul berasama keluarga

    BalasHapus