Kamis, 01 Februari 2018

Dompet Dhuafa, Membentang Kebaikan Demi Memajukan Bangsa




"Mba, besok mau kemana?" pertanyaan sahabatku Barit, menjelang Hari Raya Qurban. 
"Enaknya kemana ya?"
Kami memang selalu memanfaatkan hari libur untuk jalan bersama, karena ahri libur biasanya kami istirahat dari kesibukan harian kami.
Terlebih lagi, kami masih lajang, jadi realtiv masih bisa bebas untuk pergi kemana kami suka.
"Ikut anak-anak BMT saja yuk" ajaknya
"Kemana?'
"Kirim kambing ke daerah pelosok" sambil disebutnya nama sebuah kecamatan yang tak jauh dari desa kami.


Jadi, bagi aku dan kawan-kawanku, melakukan kegiatan sosial itu seperti sudah menyatu dengan aktifitas kami.

Aku sih seneng, siapa sih yang tak senang, berpetualang sambil menjalankan misi kemanusiaan. Buat aku dan kawan-kawanku di desa sana, aktifitas sosial tak bisa dipisahkan dengan keseharian kami.

Dari yang kecil-kecl seperti menghimpun pakaian pakai, mencari dana dari si kaya lalu dimanfaatkan untuk pendidikan, memberdayakan TK, SD, dan lainnya.

Ternyata benar, desa itu sangat jauh dari keramaian, lebih pelosok lagi dibandingkan dengan desa kelahiranku. Bahkan nama desa itu baru sekali itu aku dengar.

Sebagaimana umumnya orang yang hidup di pedesaan, tidak sulit untuk tahu bahkan mengenal desa-desa tetangganya, sekalipun berbeda wilayah administrasinya.

Namun saking pelosoknya desa itu, maka aku baru saja tahu saat aku diajak kawan-kawan BMT mengirim kambing qurban. Ternyata kambing qurban itu adalah kiriman dari Dompet Dhuafa dalam program tebar hewan qurban.

Setahu aku, Dompet Dhuafa, adalah lembaga filantropi Islam, dengan sumber dana dari Zakat, Infaq, Sedekah,Dana Wakaf serta dana halal lain, yang dihimpun untuk memberdayakan dhuafa.

Itulah pertama kalinya secara enggak sengaja aku terlibat aktifitas Dompet Dhuafa. Sebelumnya, aku mengenal DD dari Harian Republika, karena aku dulu berlangganan koran ini.

Setelah aku pindah ke Bogor, takdir juga mempertemukan lagi aku dengan DD, yaitu aku mengantar anak kawanku yang silaturahmi ke Rumah Sehat DD dan juga ke sekolah akselerasi yang juga berhubungan dengan DD.

Meskipun keterlibatan dengan DD bisa disebut tak sengaja, setidaknya nama DD tak asing bagiku. Bahkan selama aku di bogor masih sering dikabari teman-temanku tentang aktifitas yang berkaitan dengan DD.

Seperti kedatangan pak Eri Sudewo, kedatangan pak Adi Sasono dan kunjungan teman-teman ke Jakarta.

Begitulah, waktu berlalu, dan selama aku di Bogor, ada semacam kerinduan untuk melakukan kegiatan kemanusiaan lagi. Entah rasanya jiwa kering saja karena tak melakukan aktifitas kemanusiaan apapun.


Para nara sumber di acara Public Expose 2018 Dompet Dhuafa

Menjembatani kesenjangan

Jadi, bolehlah aku bersyukur dan senang ketika bisa diundang di acara Blogger Public Expose Dompet Dhuafa, 2018, pada tanggal 30 Januari 2018, di Rumah Makan Gado-gado Boplo di kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Aku serasa berjumpa dengan chemistryku, ketemu sama passion aku. Ada kehausan di jiwa ini karena sejak tinggal di Bogor belum ketemu sama aktifitas filantrop, selain melalui tulisan. Seneng banget rasanya.

Oh ya, nara sumber di acara itu adalah bapak drg Imam Rulyawan MARS, Dirut Dompet Dhuafa Filantropi, bapak Iwan Ridwan,  Dirut Dompet Dhuafa Sosial Enterprise. Ada juga bapak fadhil selaku Pendamping Program Dompet Dhuafa di Mojokerto, lalu bapak Mukhlis, Direktur PT Pachira Group, pengusaha dan pakar agroindustri.

Ternyata, keberadaan DD telah ada di usia 25 tahun, dan dalam kurun waktu yang panjang itu DD telah melakukan berbagai aktifitas kemanusiaan.  Dalam kurun waktu ini, DD memahami betul bahwa kerja kemanusiaan tak bisa dipisahkan dengan kebudayaan.

Saat ini DD memiliki 17 cabang dalam negeri, 5 cabang luar negeri, 9 kantor layanan, 138 program, 18 gerai sehat layanan kesehatan cuma-cuma, 5 rumah sakit, 4 sekolah, 7 outlet Dayamart, 1 de Fresh, 11 unit bisnis.

Direktur Utama Dompet Dhuafa, drg. Imam Rulyawan MARS menyampaikan bahwa DD selama perjalanan 25 tahun ini makin menguatkan potensi lokal dengan menjalankan konsep Social Enterprise, seperti program Green Horti dan Kebun Indonesia Berdaya.

Dompet Dhuafa Filantropi dan Dompet Dhuafa Social Enterprise bersinergi dan melebarkan sayap, sehingga semakin banyak saja yang mendapatkan manfaat dari aktifitas itu. 

Seluruh aktifitas Dompet Dhuafa tidak bisa dilepaskan dari tiga prinsip dana yaitu prinsip halal, legal dan masuk akal, seperti yang disampaikan oleh drg. Imam Rulyawan.

Bapak iwan Ridwan, Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise menyampaikan bahwa  Dompet  Dhuafa Social Enterprise melakukan pengembangan dan penguatan usaha dengan berbasis Social Enterprise. 

Dari sanalah diproduksi nilai-nilai sosial yang mendasari kemandirian masyarakat dalam memenuhi lapangan pekerjaan, sehingga kesejahteraan meningkat menuju masyarakat mandiri.






Lima pilar Dompet Dhuafa

  • Pendidikan

    Beberapa bentuk konstribusi Dompet Dhuafa di bidang pendidikan diantaranya adalah sekolah Smart Ekselensia Indonesia, Beastudi Indonesia, Sekolah Guru Indonesia, Komunitas Filantropi Pendidikan.

  • Ekonomi
    Pengembangan bisnis retail dilakukan dengan mengembangkan Daya Mart di wilayah Sumatra Barat. Bisnis ini berbasis pemberdayaan, dengan konsepnya adalah 100% kepemilikannya diarahkan untuk dhuafa.
    Daya Mart juga menampung dan memasarkan  produk - produk UMKM lokal. Daya Mart juga memperkuat permodalan dan membangun jaringan dengan warung/ kios sekitarnya.
    Saat ini juga sedang dikembangkan agro industri, dengan mengolah lahan seluas 8,5  ha, yang ditanami aneka macam buah. Saat ini sedang direncanakan kemungkinan mengolah buah-buahan ke dalam bentuk sirup atau ekstrak buah. Dari aktifitas ini, diharapkan akan ada penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
    Masih ada lagi, seperti Kampoeng Ternak Nusantara, Pengembangan Keuangan Mikro Syariah dan lainnya.

  • Kesehatan
    Selama tahun 2017 dikembangkan Rumah Sakit berbasis wakaf, untuk melayani dhuafa. Saat ini yang sudah berdiri diantaranya adalah Rumah Sakit Rumah Sehat Terpadu, RS Ibu dan Anak Sayyidah Jakarta Timut, RS Mata Ahmad Wardi Serang, dan lainnya.
    Setiap Rumah sakit afiliasi DD, akan dikelilingi minimal 4 klinik, sebagai feeder BPJS.

  • Sosial dan aksi kemanusiaan
    Pelayanan sosial yang dimiliki seperti Pusat bantuan Hukum, Lembaga Pelayanan masyarakat, Semesta Hijau, dan sebagainya.
    DD juga menggelorakan aksi kemanusiaan, baik untuk di dalam negeri maupun di luar negeri. Aksi dilakukan dengan menyalurkan bahan makanan maupun obat-obatan. Bahkan dengan dukungan IDI, memberikan pelayanan kesehatan bagi pengungsi di Kamp Cox's bazar.

  • Dakwah
    Di bidang dakwah, Dompet Dhuafa memiliki organisasi para Da'i, namanya yaitu Corps Da'i Dompet dhuafa.
Relawan yang dimiliki Dompet Dhuafa hingga tahun 2017 mencapai 8.481 orang, tersebar di seluruh Indonesia. Bersama para relawan itulah Dompet Dhuafa membentang kebaikan bagi sesama.

Dompet Dhuafa menjadikan lima pilar yang dimiliki yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial, dan Dakwah, untuk menjadi basis dalam mengembangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Komitmen Dompet Dhuafa untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan dana merupakan satu aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat dan untuk memajukan masyarakat.

Di akhir tulisan, berdoa dan berharap bisa terlibat lagi pada aktifitas filantrop Dompet Dhuafa, sejauh yang bisa aku lakukan.


22 komentar:

  1. Aku senang banget mba bisa hadir diacara dompet dhuafa kemarin. Semua programnya benar2 bagus dan membantu para kaum dhuafa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, perubahan masyarakat menuju kebaikan

      Hapus
  2. Program pemberdayaan DD bagus2 ya, maju terus DD. Sukses!

    BalasHapus
  3. Sukses terus untuk Dompet Dhuafa, semoga menjadi inspirasi banyak orang untuk berbuat kebajikan...

    BalasHapus
  4. Gerakan2 Dompet Dhuafa selalu menjadi motivasi untuk kita bisa berbuat lebih banyak lagi, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Masya Allah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, konsistensi DD berbagi dan peduli layak didukung

      Hapus
  5. Dompet Dhuafa keren banget ya. Semoga terus berkontribusi utk umat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin , demi memajukan ummat dan bangsa

      Hapus
  6. Kalau aku ga datang ke acara expose DD ini..aku ga bakalan tau ttg hal mendetil. Ternyata Dompet dhuafa sudah berusia 25 tahun membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama kaum dhuafa. Banyak sekali kegiatannya ya jadi kagum ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener, DD membangun budaya yang produktif demi memajukan bangsa

      Hapus
  7. Programnya sangat mulia ya mba, InshaAllah dengan lima pilarnys dapat mengembangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, programnya keren, demi memajukan negeri

      Hapus
  8. Program DD terlihat ya,,, kinerja dn buktinya ada jd gk perlu lagi u. Berzakat via DD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, karena konsisten membangun kepedulian

      Hapus
  9. Aku jg senang kalo terlibat sama hal-hal yg berbau sosial. Program2 DD memang sangat membantu masyarakat ya, 5 pilarnya keren, mencakup banyak hal

    BalasHapus
  10. Masya Allah, aku tuh bener2 salut deh sama tim DD, suka haru liat perjuabgan mereka demi memberdayakan umat, makin cinta sama DD 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, perjuangan mengentaskan kemiskinan, demi mengembangkan masyarakat

      Hapus
  11. Sukses terus ya DD buat membantu sesama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, layak dissuport kepeduliannya apda sesama

      Hapus