Jumat, 02 Maret 2018

Workshop Gratis Membuat Dompet dari Limbah Kardus, Bersama Alfamart

Bila dilihat sepintas, perempuan sering diposisikan sebagai makhluk yang lemah, terlebih ketika perempuan dalam berumah tangga memiliki ketergantungan tinggi pada suami, sebagai kepala rumah tangga.

Lalu apa yang terjadi manakala oleh berbagai sebab perempuan mau tak mau, suka tak suka harus menghidupi dirinya sendiri, bahkan menghidupi anak-anaknya.

Tidak semua perempuan beruntung, memiliki aktivitas yang bisa mendukung roda ekonomi keluarga, bahkan masih banyak perempuan yang bergantung seratus persen pada suami.

Masalah akan muncul ketika oleh satu dan lain hal perempuan harus menjadi single parent, dan dalam kondisi tak memiliki kemampuan yang lebih, untuk mencari penghidupan.

Disinilah perempuan dituntut memiliki keterampilan yang bisa dijadikan sebagai usaha mencari nafkah, demi berjalannya roda kehidupan diri sendiri dan anak-anaknya.

Kepedulian terhadap perempuan single parent inilah yang mendasari Bogor Crafter Club untuk menyelenggarakan Workshop yang ditujukan bagi perempuan wilayah Bogor, khususnya adalah ibuibu dari PEKKA ( Perempuan Kepala Keluarga ).

Bekerja sama dengan Mall Botanic Square, Bogor Crafter Club menyelenggarakan Workshop ini juga dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke 3. Acara yang diselenggarakan selama sepekan ini ( mulai tanggal 26 Februari sampai 4 Maret 2018 ), dinamai dengan Pekan Kreatif Bogor Crafter Club.

Program CSR Alfamart


Nah, acara workshop membuat dompet dari limbah kardus ini disupport penuh oleh Alfamart sebagai bentuk CSR dalam hal pemberdayaan masyarakat, dan acara Bogor Crafter Club ini adalah bentuk pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, khususnya lagi perempuan yang berstatus single parent.

Workshop yang merupakan aktivitas pemberdayaan masyarakat oleh Bogor Crafter Club ini sesuai dengan visi misi CSR Alfamart, sehingga Alfamart memberikan dukungan secara penuh.

Ada dua macam cara hingga program-program CSR Alfamart berjalan, yaitu
  • Alfamart akan mencari dan menemukan komunitas atau kelompok masyarakat dimanapun yang memiliki program pemberdayaan masyarakat, lalu bersama-sama menyelenggarakan kegiatan.
  • Komunitas atau kelompok dalam masyarakat mengajukan proposal ke Alfamart CSR, jika proposal itu dianggap layak, maka akan dukungan penuh pada aktivitas yang diselenggarakan

Workshop gratis membuat dompet dari limbah kardus


Workshop pada tanggal 1 Maret 2018 kemarin adalah membuat dompet dari limbah kardus susu.
Mungkin sepintas seperti gampang ya, membuat dompet simpel itu, wah ternyata tak semudah yang tampak, hehe

Mendapatkan ilmu sehingga setelahnya bisa membuat ketrampilan adalah hal yang positiv, apalagi jika tidak berbayar, mau dong. Inilah nilai lebih workshop ini yaitu gratis, dan ditujukan pada perempuan single parent.

Diharapkan, dengan memiliki ketrampilan, para perempuan mampu bangkit untuk menghadapi kehidupan penuh percaya diri, dengan potensi yang dimilikinya


Tekun mengikuti arahan instruktur



Pameran itu sendiri, dikategorikan berbagai kategori kerajinan, dengan pengelompokan-pengelompokan yang diantaranya adalah 

Divisi Patchwork dan Quilting

Kerajinan dengan proses menyambungkan kain-kain perca untuk dibuat menjadi berbagai macam bentuk, seperti sarung bantal, selimut dan seprei. Menyambung kain perca menggunakan cara jahit tangan membutuhkan ketekunan dan rasa seni, karena meskipun kain perca, namun harus estetis dan artistik.



Divisi Beads, Wire, Paper Craft

Divisi ini membidangi pengrajin di bidang batu alam, mutiara air tawar dan manik-manik untuk dijadikan perhiasan. Termasuk dalam divisi ini adalah seni kerajinan dari kawat, juga kerajinan yang terbuat dari kertas.



Divisi Crochet, Knitting, Macrame

Divisi yang membidangi kerajinan rajut merajut dengan berbagai model atau cara. rajut dengan satu stick, maupun dengan dua stick.



Divisi Decoupage, Decorative Painting dan Osibhana

Membidangi kerajinan seni menempelkan potongan kain hingga menjadi bentuk yang cantik, seni lukis dekorasi, dan Oshibana yang merupakan kerajinan yang memanfaatkan bunga-bunga kering.



Divisi Sewing

Membidangi kerajinan menjahit, mulai menjahit bahan untuk dijadikan tas, sepatu, dompet dan lainnya.



Workshop dimulai sekitar jam 11.00, dengan belajar membuat dompet dari kardus susu. kenapa kardus susu? karena limbah kardus susu ini bisa ditemukan di hampir setiap rumah tangga, terutama yang memiliki anak masih bayi atau balita, sehingga mudah untuk mendapatkannya.

Dari pada kardus dibuang menjadi sampah yang tak berguna, dengan dibuat dompet ada dua keuntungan. Kardus termanfaatkan dan para perempuan yang belajar memiliki ketrampilan baru yang bisa digunakan untuk mencari nafkah.

Kain perca yang digunakan cukup menggunakan kain-kain perca yang didapatkan dari para penjahit

Sekitar jam 14.00 wib, worshop selesai juga, dan dilakukan apresiasi dengan kategori dompet yang hasilnya rapi, dan dompet yang menyelesaikan dengan cepat.


Dompet dari limbah kardus, hasil karya ibu-ibu PEKKA




24 komentar:

  1. Seneng kalau bisa kunjungi acara acara seperti ini. Supaya bisa jadi ide untuk Baksos Dhuafa. Sayang,momentbya pas saya lagi kurang sehat.
    Trimakasih, Mbak. Manfaat banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, aktivitas sosial memang selalu meginspirasi, saling berbagi

      Hapus
  2. Kapan ada lagi workshop kaya gini mbak? Pengen ikuttt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ntar deh, semoga sering ya, ajdi tambah ilmu

      Hapus
  3. Wah lucu-lucu dompetnya, gak akan nyangka itu dr limbah kalau gak tau ceritanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ternyata, dari limbah bisa jadi benda cantik ya

      Hapus
  4. Bagus banget programnya Alfamart ini ya. Membantu pemberdayaan perempuan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba, membantu sesama, untuk kreativ mencari nafkah

      Hapus
  5. Pemberdayaan wanita adalah issue global dan terasa sekali d kelompok negara berkembang termsuk Indonesia. Walaupun teknologi udah pesawat ulang-alik somehow mindset urusan perempuan=dapur masuh melekat 🤔

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, pelan-pelan memang ya, tapi ada

      Hapus
  6. Sempat lihat sekilas ada boneka Loli toti di sana

    BalasHapus
  7. Wooo...seru ya. Saya forward ke istri deh, sekalian nunggu anak sekolah di sebelah bisa mampir kesini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tuh, belanja sekalian menunjukkan kepedulian

      Hapus
    2. Iya te, dah dikasih tau, mau mampir katanya hari ini

      Hapus
  8. Jadi pengen ikut juga, lucu-lucu dompetnya. Sukses buat penyelenggaranya.

    BalasHapus
  9. Keren dan kreatip banget ya mbak, aku suka ����

    BalasHapus
  10. Aku tuh pengin bisa bikin yang beginian. Ada aja limbah kardus di rumah. Kalau bisa di-reuse asik juga pastinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuk, kalau banyak waktu, kenapa enggak?

      Hapus
  11. Waahhh aq suka nih kalo udah hubungannya sama UKM dan pemberdayaan. Info2 ya mak ��

    BalasHapus