Minggu, 26 Oktober 2014

Kidung Senja Hari



Kau alunkan juga kidung kidung menyentuh hati, ketika angin hentikan semilirnya dan hari lelah menanti
Kenapa begitu lama sekali untukmu menulis bait-bait penawar sedangkan kekasihmu sangat tahu jika rindu ini hanya untukmu
Tahukah dikau, jika alunan kidungmu menghadirkan kehangatan diantara semak yang menggigil
Tentu dikau juga tak tahu jika suara lagumu pagi ini membuat kekasihmu meneteskan bening mutiara di pelupuk
Bukan karena berduka, juga bukan karena luka, air yang bening di pelupuk karena kebahagiaan yang tak tertahankan
Serasa tiupan seruling membelai lembayung jingga perlahan-lahan menelusup menggenggam gelisah hingga tak kuasa lagi tengadah
Melainkan hanya bisu dalam bahagia yang nyaris tak terbendung

 
Kekasih
Jika yang bisa menyentuhmu untuk menyambangi mimpi kekasihmu itu lukisan kisah-kisah kelabu
Langit akan terus melukis awan kelabu untukmu
Lautan akan mengirimkan deru ombaknya yang teramat lirih memilukan
Angin akan setiap malam mengiris kalbu para perindu
Puisi-puisi manis biarlah tersimpan rapat-rapat tidak untuk siapa-siapa
Lagu-lagu indah biarlah tertutup erat oleh gelapnya malam dan akan terus bersembunyi disana
Sampai saatnya tiba, pelangi dan gemintang akan memenuhi langit dunia penuh warna dan semesta bermandi cahaya





sumber gambar ada disini

1 komentar: