Kamis, 11 Juli 2019

Superqurban Dari Rumah Zakat, Raih Penghargaan MURI

Halo assalamu'alaikum, apa kabarmu? pastikan sehat dan bahagia ya, iya dong, dengan sehat dan bahagia, akan mudah bagi kita untuk bahagiakan siapapun di sekeliling kita.

Nggak kerasa ya, sebentar lagi Hari Raya Qurban, saatnya kita berbagi daging qurban, buat mereka yang jarang atau bahkan sama sekali nggak merasakan makan daging. 

Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, sehigga dituntut untuk terus meningkatan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana yang berpotensi menimbulkan kerawanan pangan.

Daging dalam kemasan kaleng

Apa hubungannya dengan qurban? ada dong, karena ada inovasi tentang pengolahan daging qurban yang akan menjadi salah satu solusi bagi rawan pangan, solusi menciptakan ketahanan pangan.

Jadi, Rumah Zakat menyelenggaraan program optimalisasi qurban dengan mengolah dan mengemas daging qurban, agar menjadi makanan cadangan pangan. Program itu diknal dengan nama Superqurban.

Caranya, setelah hewan qurban disembelih, tidak langsung ditasarufkn atau didistribusikan pada masyarakat, melainkan diolah dan dikemas terlebih dahulu. Daging diolah menjadi rendang atau kornet, lalu dikemas dalam kaleng, seru kan? tahan 3 tahun  lho.

Diharapan dengan ara pengolahan dan pengemasan semacaam itu maka daging tidak akan langsung habis alam waku yang singkat, bisa disimpan dan dimakan saat yang tepat.

Program ini pastinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat pelosok Indonesia, bahkan ke seluruh dunia.


Sesuai syariah



Menurut Bapak Nur Efendi, CEO Rumah Zakat, program Superqurban sudah sesuai dengan syariah, seperti yang diriwayatkan dalam sebuah Hadits, yang disampaikan oleh Aisyah yaitu dahulu mereka biasa mengawetkan/ mengasinkan daging udhiyyah ( qurban ) untuk dibawa ke Madinah. 

Kemudian Nabi SAW bersabda:"Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyyah ( qurbaan ) hanya dalam waktu tiga hari",  ( H.R.Bukhari-Muslim ).

Inovasi Rumah Zakat, yaitu Superqurban, senafas dengan riwayat Nabi SAW, mengupayakan agar daging tidak habis hanya dalam waktu tiga hari saja.

Selan itu, visi untuk memberikan nutrisi hewani bagi masyarakat pelosok yang membutuhkan, menjadikan daging qurban berfungsi optimal, tepat sasaran, berdampak jangka panjang.


 Bapak Nur Effendi dan Prof. Dr. H. Hasanuddin AF., M.A..



Penghargaan MURI


Solusi ketahanan pangan



Ada wilayah-wilayah tertentu di Indonesia yang memang rawan bencana, sehingga masyarakatnya membutuhan perhatian khusus. Bencana yang datang, tentu menimbulkan dampak, terutama terjadinya kerawanan pangan.

Kerawanan pangan inilah yang coba diawab oleh Rumah Zakat melalui program Superqurban, dengan harapan pemenuhan gizi masyarakat terdampak bencana akan dicapai melalui Superqurban.

Rumah Zakat selalu menyebarluaskan distribusi daging qurban, misalnya saja tahun 2018 Rumah Zakat telah menyalurkan sebanyak 502.521 paket Superqurban pada 251.257 penerima manfaat.

 Lalu, dari bulan Januari - bulan Juni 2019 Rumah Zakat menyalurkan 161-986 paket Superqurban kepada 80.993 penerima manfaat.

Distribusi ke desa-desa dan pelosok mencapai jumlah terbanyak penerima manfaat, sedangan urutan ke dua adalah daerah bencana.

Untuk Hari Raya Iedul Adha tahun ini, Rumah Zakat mentargetkan 15.000 pequrban dengan 1 juta paket Superqurban untuk didistribusikan.

Karena, dengan gizi seimbang diharapkan masyarakat desa akan memiliki badan sehat, energi lebih rproduktif, sehingga akan lebih maju dan produktif dan pasti lebih berdaya, baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat sekelilingya.

Masyarakat yang terdampak bencana, tentu berada dalam siuasi dan kondisi yang serba terbatas, membutuhkan asupan yang bisa menjadi sumber energi. Maka dalam kondisi seperti inilah Supequrban memberikan jawaban.

Distribusi ke Mancanegara


Superqurban tidak hanya didistribusikan di Indonesia saja, melainkan juga merambah ke mancanegara. Negara yang mengalami bencna perang maupun kelaparan juga tidak terlewatkan mendapatkan bantuan Superqurban.

Masyarakat di negara Palestina, Suriah, Myanmar dan Bangladesh adalah negara-negara yang sudah merasakan distribusi Superqurban. Selama kurun waktu tahun 2018-2019 Superqurban terdistribusikan bagi ribuan pengungsi di negara-negara tersebut.

Maka selain di Indonesia, Superqurban diharapkan menjadi salah satu solusi ketahanan pangan di tingkat dunia.

Penghargaan MURI



Rupanya, inovasi yang dilakukan Rumah Zakat melalui Superqurban mendapatkan apresiasi dari masyarakat luas, mengingat program ini sudah berjalan sejak tahun 2000. Salah satu lembaga yang mengapresiasi progra Super Qurban adalah Museum Rekor Indonesia atau MURI.

Karena menjadi pelopor dalam melakukan inovasi mengolah daging qurban menjadii rendang dan kornet, maka Rumah Zakat mendapatkan penghargaan sebagai Pengolah dan Pengemas Pertama Daging Qurban di Indonesia.

Semoga dengan Superqurban, ke depan distribusi daging qurban akan semakin efektif dan akan dinikmati oleh mereka yang memang membutuhkan

Kebutuhan nutrisi hewani masyarakat kurang beruntung, baik yang berda di pelosok maupun di wilayah terdampak bencana akan tercukupi

Karena daging qurban itu akan menjadi asupan yang sangat berarti bagi mereka yang kesehariannya berada dalam keterbatasan, yang pastinya berbeda dengan kita yang sudah biasa mengonsumsi daging.

12 komentar:

  1. semoga targetnya Rumah Zakat tahun ini tercapai sehingga daging qurbannya dapat bermanfaat bagi banyak orang

    BalasHapus
  2. Aw aw awww rumah zakat selalu hadir dengan inovasi dan solusi yg jitu!
    Aku juga pengin qurban di lembaga yg kredibel
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  3. Sekarang berqurban nggak perlu yang dekat rumah ya. Soalnya masjid dekat rumah tuh kebanyakan udah berlebih menerima hewan qurban. Bahkan sampai didonasikan dagingnya ke panti asuhan di sekitar masjid hingga yang terjauh di dalam kota. Semoga makin bertambah yang berqurban di Rumah Zakat

    BalasHapus
  4. Salut dengan inovasi Rumah Zakat yang terus menggalakkan Superqurban. Mungkin inilah salah satu cara mendistribusikan hewan qurban kepada orang yang lebih membutuhkan. Kalau dalam bentuk potongan daging hanya terbatas sampai wilayah yang dekat saja, namun bila diwujudkan dalam bentuk daging kaleng yang awet dan tahan dalam beberapa waktu, bisa jadi pendistribusian hewan qurban ini sampai ke pelosok daerah bahkan sampai keluar negeri. Semoga inovasi ini berkelanjutan.

    BalasHapus
  5. Hadirnya superqurban dari rumah zakat akan membuat penyebaran daging qurban jadi lebih luas ya...jadi gak hanya sekitar rumah aja.

    BalasHapus
  6. ini benar benar sebuah inovasi di bidang pendistribusian hewan qurban semoga nanti rumah zakat dan superqurban bisa mensejahterahkan umat lewat programnya yang bermanfaat

    BalasHapus
  7. Menarik sekali ya.. bagaimana caranya bila ingin ikut Superqurban ini ya?

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah ya, menyalurkan kurban ke lembaga yang mampu mengolah daging kurban menjadi punya nilai ketahanan yang lebih awet sungguh bikin tenang ya mba.

    BalasHapus
  9. Pertama salut banget bisa berinovasi daging kurban apalagi bisa masuk MURI dengan pengolahan daging kurban yang bermanfaat.

    BalasHapus
  10. wah memang rumah zakat keren

    BalasHapus
  11. waktu pertama lihat daging kurban dalam kemasan kaleng, aku kagum, mbak. inovatif banget. Jadinya kan bisa menjangkau ke daerah yang lebih luas untuk distribusi daging kurbannya.

    BalasHapus
  12. dulu aku pikir kurban cuma boleh daging segar, ternyata ya engga ya, soalnya kalo daerah bencana kan pasti susah buat nyembelih dan distribusinya, belum lagi masaknya

    BalasHapus